
Dinkes Dumai Catat 822 Masyarakat Derita ISPA

Dumai, Riau, (Antarariau.com) - Dinas Kesehatan Kota Dumai Riau menyatakan 822 masyarakat penderita infeksi saluran pernapasan akibat polusi asap semakin pekat belakangan ini.
Menurut Kepala Dinkes Dumai Faisal, sejak kualitas udara makin memburuk akibat kabut asap, kunjungan masyarakat mengeluhkan sakit gangguan pernafasan dan tenggorokan terus meningkat.
"Jumlah penanganan kasus ISPA di semua pelayanan medis kesehatan mengalami peningkatan hingga mencapai 822 warga penderita," kata Faisal di Dumai, Senin.
Kualitas udara yang mulai tergolong tidak sehat dan membahayakan kesehaan makhluk hidup ini, lanjut dia, mesti secepatnya diatasi dan dicegah supaya tidak berdampak buruk lebih jauh.
Untuk pencegahan dampak luas penyakit akibat asap ini, Dinkes telah mengintruksikan petugas medis agar memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal dan sosialisasikan cara pencegahan.
"Selain melayani keperluan medis masyarakat, kita juga terus membagikan masker untuk mengantisipasi meluasnya penyakit akibat asap ini," terang dia.
Dia meminta agar masyarakat mengurangi aktivitas diluar ruangan dan perbanyak minum air putih, konsumsi makanan sehat dan bergizi supaya stamina kuat dan tidak mudah diserang sakit.
Dinkes menyarankan pelajar sekolah untuk diliburkan dari aktivitas belajar mengajar karena kabut asap sudah masuk dalam kategori berbahaya bagi kesehatan.
Sementara, akibat kabut asap juga membuat nelayan enggan melaut karena jarak pandang di perairan jadi pendek dan bisa mengancam keselamatan.
"Kabut asap ini membuat penghasilan kita berkurang dan kalau dipaksakan melaut mata jadi perih dan sangat berbahaya untuk kesehatan," kata seorang nelayan Rahman.
Pewarta : Abdul Razak
Editor:
Abdul Razak
COPYRIGHT © ANTARA 2026

