Logo Header Antaranews Riau

Dinkes Kuansing dorong pencegahan dini stunting melalui penguatan Posyandu

Sabtu, 28 Februari 2026 14:39 WIB
Image Print
Ilustrasi - Anak yang mengukur tinggi badan. (ANTARA/Shutterstock/Mia StudioA)

Pekanbaru (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi mendorong penguatan layanan Posyandu sebagai langkah pencegahan dini stunting yang masih tergolong tinggi di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kuansing Asni, Sabtu dalam informasi tertulis diterima Antara di Pekanbaru, mengatakan penanganan stunting perlu dilakukan sejak tahap awal, terutama pada remaja putri dan ibu hamil.

“Kalau sudah ada anak stunting, cukup sulit untuk menghilangkannya. Karena itu, harus dilakukan pencegahan sejak dini, mulai dari remaja putri hingga ibu hamil,” katanya.

Ia menyebut Kabupaten Kuantan Singingi masih termasuk daerah dengan angka stunting tinggi di Provinsi Riau sehingga membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak.

Menurut dia, pendataan yang akurat serta pemantauan rutin terhadap kondisi gizi anak menjadi kunci agar intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang turut membantu melalui penyediaan alat antropometri bagi Posyandu.

Dengan penguatan layanan di tingkat desa, pemerintah daerah berharap angka stunting dapat ditekan secara bertahap serta meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026