Logo Header Antaranews Riau

RAPP dan Dinkes Kuansing kolaborasi percepat penurunan stunting

Selasa, 3 Maret 2026 13:21 WIB
Image Print
Perkuat Upaya Penurunan Stunting, RAPP Salurkan Alat Antropometri untuk 20 Posyandu di Kuantan Singingi (ANTARA/HO-RAPP)

Pekanbaru (ANTARA) - Riau Andalan Pulp and Paper bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, memperkuat kolaborasi dalam upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan layanan kesehatan masyarakat pada 2025.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang digelar pada 24 Februari 2025 untuk mensosialisasikan program kesehatan perusahaan sekaligus mengevaluasi capaian program tahun sebelumnya.

Perwakilan RAPP, Mahmud Hasyim, mengatakan perusahaan akan menjalankan program pendampingan teknis dan advokasi implementasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (SKPP) serta aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Kuantan Singingi. Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Menurut dia, program tersebut sejalan dengan komitmen APRIL2030 dalam mendorong kemajuan inklusif, khususnya di sektor kesehatan.

Ia menjelaskan perusahaan menargetkan dukungan terhadap penurunan angka stunting hingga 50 persen melalui langkah preventif dan kuratif bagi anak usia di bawah dua tahun, serta upaya pencegahan kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir.

Kepala Dinas Kesehatan Kuansing, Dr. Trian Zulhadi, menyatakan dukungan perusahaan membantu penguatan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah.

Salah satu bentuk dukungan tersebut berupa bantuan 135 item alat kesehatan yang disalurkan kepada 11 Puskesmas di wilayah Kuansing.

“Kerja sama ini diharapkan terus berlanjut untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain dukungan sarana kesehatan, perusahaan juga melakukan penguatan kapasitas kader Posyandu melalui pelatihan keterampilan dasar dan pemberian materi edukasi kesehatan di sejumlah desa di Kuansing.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026