Logo Header Antaranews Riau

Harga Daging Ayam Di Pekanbaru Normal

Sabtu, 22 Agustus 2015 21:54 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Harga daging ayam di Kota Pekanbaru tidak mengalami kenaikan atau normal dengan peningkatan harga sekitar Rp1000 saja pasca lebaran bulan lalu dari Rp24-55 ribu menjadi Rp25-26 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Cik Puan, Pekanbaru, Daus (40), mengatakan kenaikan tidak terjadi seperti halnya yang terjadi di Pulau Jawa. Di Pekanbaru menurutnya pasokan akan ayam potong putih yang dijualnya dianggap cukup banyak.

"Waktu bulan puasa sekitar Rp24-25 ribu per kg. Setelah lebaran Rp25-26 per kg. Tidak begitu naik, kalau dibandingkan dengan sebelum puasa memang naik karena saat itu masih dibawah Rp20 ribu," katanya.

Daus mengatakan bahwa kenaikan tidak terjadi karena perusahaan ternak dan pemotongan ayam banyak di Pekanbaru. Bahkan, lanjut dia, orang dari luar banyak ke Pekanbaru untuk bergerak di bidang perusahaan tersebut.

"Banyak perusahaan di Pekanbaru, banyak juga yang dari luar. Seperti dari Jambi ke sini beternak. Jadi ayam banyak di Pekanbaru," ujarnya.

Terkait mahalnya harga ayam di beberapa daerah di Pulau Jawa, dia menganggap karena kekurangan pasokan saja. Diakuinya kenaikan tersebut cukup tinggi dan terkejut karena sampai dengan Rp40 ribu.

Seperti diberitakan, harga daging ayam rata-rata naik di Indonesia di atas Rp30 ribu. Termasuk di wilayah sumatera seperti di Sumatera Utara dan Bengkulu. Tapi yang Paling tinggi terjadi di Jakarta dan Jawa Barat hingga Rp40 ribu.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kenaikan harga daging ayam di sejumlah daerah di tanah air merupakan dampak dari trunnya persediaan dagung sapi, dimana telah terjadi peralihan konsumsi.



Pewarta :
Editor: Bayu Agustari Adha
COPYRIGHT © ANTARA 2026