Logo Header Antaranews Riau

Kawasan RTMPE Kampar Panen Bawang

Senin, 29 Juni 2015 23:28 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Kawasan lahan percontohan Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, Riau, panen bawang merah untuk pembibitan.

"Ini merupakan panen kesekian kali selama lahan percontohan ini dibangun. Dan ini sekaligus bukti bahwa program ini sukses," kata Bupati Kampar Jefry Noer kepada pers di Kampar, Senin.

Program RTMPE merupakan program untuk mewujudkan kemandirian pangan yang dijalankan Pemda Kampar tahun ini.

Selain pengelolaan limbah sapi menjadi biourine dan pupuk cair serta pupuk berat, pada lahan hanya seluas seribu meter persegi itu pemda setempat juga memelihara ayam petelur, budi daya ikan lele, serta tanaman sayuran seperti cabai kriting dan bawang merah.

Pada lahan tersebut, Jefry menjelaskan, untuk kebun bawang merah dibangun seluas 400 meter persegi yang bisa ditanam bibit bawang sebanyak 50 hingga 100 kilogram.

Kali ini, lanjut dia, dari sebanyak 50 kg bibit bawang yang ditanam sebelumnya, terbukti berhasil panen sebanyak 500 kilogram bawang merah yang akan digunakan sebagai bibit berkelanjutan.

Jefry menjelaskan, keberhasilan itu juga menepis pandangan sejumlah pihak dari Kementrian Pertanian RI yang sebelumnya menyatakan bahwa di Kampar tidak bisa ditumbuhi bawang merah.

"Ini buktinya dan hasilnya tidak kalah dengan bawang merah asal Brebes," katanya.

Selain bawang merah, demikian Jefry, di kawasan lahan Program RTMPE masyarakat juga diajarkan untuk menanam cabai merah dengan hasil yang juga menjanjikan.

"Belum lagi hasil kotoran sapi seperti biourine, pupuk cair dan pupuk berat yang nilainya juga sangat dahsyat, bisa mencapai lebih Rp10 juta. Ditambah lagi hasil telur dari seratus ekor ayam alpu dan daging ayam yang juga sangat menjanjikan," katanya. (Adv)



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026