Logo Header Antaranews Riau

Masyarakat Pekanbaru Diminta Waspadai DBD

Selasa, 17 Februari 2015 18:21 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Pemerintah Kota Pekanbaru, meminta masyarakat di wilayah itu agar mewaspadai berjangkitnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), karena jumlahnya terus meningkat.

"Senin 16/2 kemarin sudah 205 warga yang terjangkit DBD," kata Asisten IV, Kota Pekanbaru, Sentot D Prayitno, Selasa.

Dia menjelaskan pihaknya mengharapkan kepedulian masyarakat terhadap penyebaran penyakit ini dengan ikut menjaga kebersihan lingkungan mereka masing-masing menggunakan pola Menguras, Mengumpul dan Menutup (3M) plus menghindari gigitan nyamuk.

Dia mengatakan pola menguras, mengumpul, menutup dan menghindari gigitan nyamuk bisa dilakukan setiap pribadi di rumah tangganya masing-masing. Sehingga telur dan jentik nyamuk yang sudah ada bisa dimusnahkan, guna memutus mata rantai.

"Kaum ibu juga diminta membersihkan tampungan air di rumah mereka baik di bak, pot bunga, dan sebagainya 1x2 hari, agar tidak menjadi tempat bertelur nyamuk," sarannya.

Apalagi kata dia, pemerintah sudah menerbitkan instruksi gotong royong massal untuk penanggulangan DBD menyeluruh di semua wilayah, agar kasus bisa di tekan.

"Ini cara efektif memutus mata rantai perkembangbiakan telur nyamuk "aides aegypti" katanya.

"Gotong royong massal yang diinstruksikan Wali Kota harus digalakkan di semua lingkungan masyarakat," katanya.

Karena fogging bukanlah cara yang pas untuk dilakukan, tanpa ada kasus, sebab itu menyebar insektisida.

"Fogging untuk membunuh nyamuk dewasa," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026