
Penetapan harga TBS sawit oleh Disbun Riau turun cukup tajam, ini angkanya

Pekanbaru (ANTARA) - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau mengalami penurunan sebesar Rp437,44 per kilogram atau 11,79 persen dari periode sebelumnya sehingga menjadi Rp3.271,91 per kg.
Pelaksana tugas Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Vera Virgianti mengatakan penurunan itu terjadi pada kelompok umur 9 tahun yang merupakan harga tertinggi. Penetapan ini berlaku untuk satu pekan ke depan yakni periode 3–9 Juni 2026.
"Penurunan harga pekan ini lebih disebabkan oleh merosotnya harga kernel dan CPO (crude palm oil) secara bersamaan," kata Vera di Pekanbaru, Riau, Rabu.
Dia mengatakan harga CPO turun sebesar Rp1.726,00/kg menjadi Rp15.344,00/kg dibanding pekan lalu. Sedangkan kernel turun sebesar Rp1.845,65/kg menjadi Rp13.400,00/kg pada pekan ini.
Sama halnya dengan petani swadaya, harga pembelian TBS petani mitra plasma periode satu pekan ke depan juga turun sebesar Rp100,02/kg atau mencapai 2,54 persen dari harga periode lalu dan kini menjadi Rp3.832,61/kg.
Harga penjualan CPO pekan ini, lanjutnya, turun sebesar Rp 69,94/kg menjadi Rp15.344,00 per kg. Sedangkan, kernel untuk TBS petani plasma juga turun sebesar Rp1.806,54 menjadi Rp13.400,00 per kg.
Vera menyampaikan perusahaan yang bermitra dengan Disbun Provinsi Riau menyatakan setuju dengan penetapan harga tersebut. Terkait pabrik yang membeli di bawah harga disbun pihaknya telah mengeluarkan surat agar dinas kabupaten/kota untuk meningkatkan pengawasan.
"Memang harga Disbun ini berlaku untuk yang bermitra saja jadi kualitas TBS-nya juga harus sesuai dengan perjanjian kemitraannya," ujarnya.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

