Logo Header Antaranews Riau

Disbun Riau tetapkan harga TBS kelapa sawit petani swadaya turun menjadi Rp3.709,35 per kg

Selasa, 26 Mei 2026 15:58 WIB
Image Print
Ilustrasi pekerja mengangkut TBS kelapa sawit saat panen di kawasan Desa Suak Raya, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh. ANTARA/Syifa Yulinnas/YU

Pekanbaru (ANTARA) - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau mengalami penurunan Rp147,79 per kilogram atau 3,83 persen dari periode sebelumnya sehingga menjadi Rp3.709,35 per kg.

Pelaksana tugas Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Vera Virgianti mengatakan penurunan itu terjadi pada kelompok umur 9 tahun yang merupakan harga tertinggi. Penetapan ini berlaku untuk satu pekan ke depan yakni periode 27 Mei-2 Juni 2026.

"Kenaikan harga pekan ini lebih disebabkan oleh turunnya harga kernel dan CPO (crude palm oil) secara bersamaan," kata Vera di Pekanbaru, Riau, Selasa.

Dia mengatakan harga CPO turun sebesar Rp716,00/kg menjadi Rp14.598,00/kg dibanding pekan lalu. Sedangkan kernel turun sebesar Rp85,44/kg menjadi Rp15.277,56/kg pada pekan ini.

Berbeda halnya dengan petani swadaya, harga pembelian TBS petani mitra plasma periode satu pekan ke depan justru naik sebesar Rp 65,73/kg atau mencapai 1,70 persen dari harga periode lalu dan kini menjadi Rp3.932,63/kg.

Harga penjualan CPO pekan ini, lanjutnya, turun sebesar Rp200,09/kg menjadi Rp 15.344,00 per kg. Sedangkan, kernel untuk TBS petani plasma juga naik sebesar Rp508,30 menjadi Rp15.311,00 per kg.

Vera menyampaikan perusahaan yang bermitra dengan Disbun Riau menyatakan setuju dengan penetapan harga tersebut. Terkait pabrik yang membeli di bawah harga disbun pihaknya telah mengeluarkan surat agar dinas kabupaten/kota untuk meningkatkan pengawasan.

"Memang harga Disbun ini berlaku untuk yang bermitra saja jadi kualitas TBSnya juga harus sesuai dengan perjanjian kemitraannya," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026