Logo Header Antaranews Riau

Peringatan Nakba: Liga Arab Tuntut Aksi Global untuk Lindungi Palestina

Sabtu, 16 Mei 2026 14:08 WIB
Image Print
Suasana Global South Media and Think Tank Forum Chinese-Arab Partnership Conference di markas besar Liga Arab di Kairo, Mesir Selasa (12/6/2026). (ANTARA/Xinhua/Chen Junqing/aa.)

Kairo (ANTARA) - Liga Arab mendesak perlindungan internasional bagi rakyat Palestina dan meminta komunitas global untuk memaksa Israel agar menghentikan pendudukan ilegal mereka atas tanah Palestina, termasuk Yerusalem Timur.

Organisasi regional itu juga mendesak Zionis agar menjalankan pendapat penasihat Mahkamah Internasional (ICJ) tentang ilegalitas pendudukan tersebut dan memberikan kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan.

Baca juga: UNICEF: Setiap Pekan, Satu Anak Palestina Tewas di Tepi Barat

Dalam sebuah pernyataan yang menandai peringatan 78 tahun Nakba Palestina, Sektor Liga Arab untuk Palestina dan Wilayah Arab yang Diduduki menekankan perlunya mengakhiri ketidakadilan historis terhadap rakyat Palestina dan melanjutkan upaya internasional untuk mengakhiri pendudukan Israel atas wilayah yang diduduki sejak 1967.

Ditegaskan juga bahwa penting untuk mendirikan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya sesuai dengan solusi dua negara, hukum internasional, dan Inisiatif Perdamaian Arab.

Peringatan Nakba tahun ini berlangsung di tengah perang di Jalur Gaza dan eskalasi tindakan Zionis di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur.

Pernyataan itu juga mengkritik perluasan pemukiman, pengusiran paksa, serangan oleh para pemukim serta kebijakan yang menargetkan situs-situs suci Islam dan Kristen.

Baca juga: Palestina Desak Gencatan Senjata Total, Minta Seluruh Wilayah Masuk Kesepakatan

Lebih lanjut, Liga Arab memperingatkan upaya-upaya untuk melemahkan kerja UNRWA, menekankan peran penting badan PBB tersebut dalam mendukung pengungsi Palestina.

Selain itu, pihaknya juga menyerukan pendanaan berkelanjutan yang bebas tekanan politik.

Sumber: WAFA



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026