Logo Header Antaranews Riau

Pemko Lepas Komunitas Axicbic Keliling Tujuh Negara

Kamis, 16 Oktober 2014 15:59 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Pemko Pekanbaru melepas komunitas sepeda Axicbic berkeliling tujuh negara menggunakan sepeda untuk mempromosikan Riau dan Indonesia ke komunitas di luar negeri.

"Kita mendukung kreatifitas seperti ini, apalagi dengan swadaya, karena akan membantu pemerintah memperkenalkan budaya dan wisata kita ke negara tujuan," kata Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi di Pekanbaru, Riau, Kamis.

Menurut dia, kegiatan seperti ini bisa jadi inspirasi kaum muda di Pekanbaru, terutama dalam membudayakan penggunaan sepeda dalam segala aktifitas dalam menekan penggunaan kendaraan yang berbahan bakar minyak. Selain juga menciptakan ivent wisata alam yang memang dimiliki wilayahnya saat ini.

"Selamat jalan buat mereka bertiga , walau usianya rata-rata sudah diatas 55 tahun, mereka tetap punya semangat, kita berharap mereka membawa misi sebagai duta wisata yang akan memperkenalkan keindahan alam kita," terang dia.

Tasman Jen (58) yang ditemani Yosef P .Situmorang,(65) dan Tri Joko waskito (66) mengatakan, meski mereka sudah tua, namun niat untuk bersepeda ke luar negeri sangat tinggi. Mereka ingin bertualang dan mengenal banyak budaya selain juga akan memperkenalkan negara Indonesia.

Menurut dia, keberangkatan yang akan di mulai 18 Oktober 2014 di mulai dari Pekanbaru menuju Batam, menyeberang ke Singapura, terus menuju Malaysia, Bangkok, Laos, Vietnam, Cina dan Hongkong.

"Selain untuk membudayakan bersepeda bagi generasi muda, kami ingin berbuat di usia tua dengan memperkenalkan wisata alam Pekanbaru, Riau dan Indonesia kepada orang asing," kata dia.

Dia berharap dengan dukungan yang di berikan pemerintah kota, serta doa masyarakat agar sukses sampai ketempat tujuan serta kembali ketanah air tiga bulan kemudian. Untuk persiapan keberangkatan masih kata dia, pihaknya membawa serta cadangan rantai, alat tempel ban, penjahit ban, peralatan memasak, tenda obat-obatan dan sebagainya.

"Ketika cuaca hujan kami akan berteduh dan saat melintas hutan dimalam hari kami menginap di tenda," kata dia. (KR-NTY)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026