
Ketegangan AS-Iran, Jerman peringatkan warganya di Timur Tengah

Moskow (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Jerman memperingatkan warganya di Timur Tengah tentang kemungkinan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, menurut majalah Focus, mengutip pernyataan kementerian tersebut.
Laporan pada Rabu (25/2) itu menyatakan bahwa warga negara Jerman di Israel tidak boleh meninggalkan rumah mereka jika wilayah udara ditutup karena serangan Iran.
Kementerian tersebut mencatat bahwa jika wilayah udara ditutup, kedutaan Iran tidak akan dapat sepenuhnya memberikan bantuan kepada warga negara Jerman.
Kedutaan Jerman di Tel Aviv merekomendasikan agar warga Jerman di Israel mengunduh aplikasi seluler yang memperingatkan bahaya atas serangan rudal.
Di tengah meningkatnya situasi keamanan di kawasan tersebut, warga Jerman disarankan untuk menyetok persediaan dan mencari tahu lokasi tempat perlindungan, menurut laporan itu.
Baca juga: Jelang Putaran Ketiga di Jenewa: PBB Serukan Deeskalasi Konflik AS--Iran
Baca juga: Latihan Perang Skala Besar, Garda Revolusi Iran Kerahkan Drone dan Sistem Rudal
Selain itu, kedutaan besar Jerman di Beirut memperingatkan kemungkinan pembatasan penerbangan dan mendesak warga Jerman di Lebanon untuk mengambil langkah antisipasi saat bepergian.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Katriana
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

