Logo Header Antaranews Riau

Siap-siap basah, Festival Perang Air Meranti 2026 hadir selama enam hari, ini jadwalnya

Sabtu, 7 Februari 2026 10:43 WIB
Image Print
Festival Perang Air yang digelar di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.(ANTARA/Dok)

Selatpanjang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menggelar Festival Perang Air sebagai agenda budaya dan pariwisata unggulan yang akan berlangsung selama enam hari, mulai 17 hingga 22 Februari 2026, di Kota Selatpanjang.

Festival Perang Air merupakan tradisi khas masyarakat Kepulauan Meranti yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai simbol kegembiraan, kebersamaan, dan sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Seiring perkembangan zaman, pelaksanaannya kini dikemas lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

Berdasarkan jadwal panitia, kegiatan utama Festival Perang Air akan digelar setiap hari pada 17–22 Februari 2026, mulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB. Selain perang air, panitia juga menyiapkan sejumlah agenda pendukung untuk memeriahkan suasana Selatpanjang.

Salah satu agenda yang diprediksi menyedot perhatian pengunjung adalah Perang Air Night Carnival yang akan berlangsung pada 20–22 Februari 2026 mulai pukul 21.30 WIB hingga selesai, dengan menampilkan pawai malam dan hiburan rakyat bernuansa khas Kepulauan Meranti.

Panitia juga menghadirkan Bazar Kuliner sepanjang 17–22 Februari 2026 yang menyajikan beragam kuliner khas daerah. Sementara itu, agenda Seribu Cangkir Kopi dijadwalkan berlangsung pada 21 Februari 2026 mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai. Untuk mendukung promosi pariwisata, Photography Contest akan digelar pada 17–20 Februari 2026.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Meranti, Saiful Bahri, mengatakan Festival Perang Air diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi daerah.

“Festival Perang Air ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta menggerakkan perekonomian lokal, khususnya pelaku UMKM di Selatpanjang,” ujar Saiful Bahri.

Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan demi kelancaran kegiatan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan menjaga ketertiban selama festival berlangsung agar kegiatan ini berjalan aman, lancar, dan memberi kesan positif bagi pengunjung,” katanya.

Panitia mengingatkan bahwa jadwal kegiatan dapat berubah sewaktu-waktu. Informasi resmi dan terbaru akan diumumkan melalui akun media sosial serta laman resmi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dengan rangkaian acara yang beragam, Festival Perang Air Meranti 2026 diharapkan kembali menjadi magnet budaya dan pariwisata yang memperkuat identitas daerah di tingkat regional maupun nasional.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026