Logo Header Antaranews Riau

BMKG : Titik Panas Sumatera Menurun Drastis

Minggu, 9 Februari 2014 13:00 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru menyatakan titik panas (hotspot) di daratan Sumatera menurun drastis dari 189 menjadi hanya 16 titik.

"Itu merupakan hasil pantauan Satelit Terra dan Aqua pada pukul 05.00 WIB," kata Analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Ibnu Amiruddin di Pekanbaru, Minggu.

Ia menjelaskan, jika sebelumnya titik panas tersebar di sebanyak lima provinsi seperti Riau (155 titik), Sumatera Utara (19), Aceh (11), dan Kepulauan Riau (empat) serta Bangka Belitung (satu), kali ini hanya berada di tiga provinsi.

Di Provinsi Aceh ada sebanyak delapan titik, kemudian Sumatera Utara terdapat tiga titik, dan di Riau terdeteksi ada lima "hotspot".

Khusus di Provinsi Riau, lanjut Ibnu, titik panas tersebar di tiga kabupaten meliputi Bengkalis dan Siak masing-masing dua "hotspot" dana di Rokan Hilir ada satu titik panas.

Titik panas atau "hotspot" merupakan indikasi peristiwa kebakaran lahan di suatu kawasan tertentu dengan temperatur maksimum 45 derajat celsius.

Ia mengatakan, untuk di Riau juga terpantau jauh menurun dibandingkan sebelumnya yang sempat mencapai 155 titik tersebar di enam kabupaten/kota.

"Seperti Bengalis 62, Indragiri Hilir 19, Dumai 1, Pelalawan 43, Rokan Hilir 12, dan Siak 18 titik," katanya.



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026