Logo Header Antaranews Riau

BNPB: Titik Panas Sumatera Terbanyak di Sumsel

Jumat, 27 September 2013 19:12 WIB
Image Print

Pekanbaru, 27/9 (antarariau.com) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan titik panas (hotspot) di daratan Pulau Sumatera terbanyak berada di Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut data yang dirilis lembaga tersebut, Jumat siang, titik panas yang diindikasi sebagai peristiwa kebakaran hutan atau lahan tersebut tersebar di delapan kabupaten/kota dengan total mencapai 30 titik.

Terbanyak berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir yakni mencapai 12 titik, kemudian Kabupaten Musi Banyuasin sebayak tujuh "hotspot".

Kemudian menurut hasil rekam satelit NOAA, juga terdapat enam titik panas di Kabupaten Muara Enim, sementara selebihnya terdeteksi berada di Banyu Asin, Musi Rawas, Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu, serta Ogan Komering Ulu Selatan.

BNPB juga menyatakan satelit NOAA mendeteksi keberadaan titik panas di Provinsi Jambi yakni sebanyak delapan titik.

Sementara untuk Provinsi Riau, menurut NOAA, hanya tinggal tiga "hotspot", atau jauh berkurang dari sebelumnya yang sempat mencapai delapan titik panas.

Selanjutnya titik panas juga terdeteksi di Kepulauan Bangka Belitung dan lampung masing-maing terdapat 2 titik, dan terakhir ada satu "hotspot" di Provinsi Sumatera Utara.

"Potensi kemunculan titik panas masih sangat besar mengingat pantauan satelit masih menyatakan sebagian Sumatera masih minim hujan," kata Humas BNPB Agus Wibowo dihubungi dari Pekanbaru.

Peristiwa kebakaran hutan atau lahan di daratan Sumatera selalu terjadi ketika musim kemarau datang.

Terbesar jumlah titik panas biasanya berada di daratan Provinsi Riau sehingga kerap menghasilkan asap yang selalu mencemari ruang udara di berbagai kabupaten/kota di wilayah ini.



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026