Logo Header Antaranews Riau

Enam rampok ditembak mati

Minggu, 18 November 2012 18:49 WIB
Image Print

Rengat (antarariau) - Baku tembak antara polisi dan perampok seperti dalam film laga terjadi di Desa Gumanti, Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu, Propinsi Riau, Minggu pagi, dan dalam insiden itu enam perampok tewas.

Baku tembak berlangsung dari pukul 03.00 WIB hingga 07.00 WIB itu.

"Enam perampok yang ditembak mati ini di antaranya ED (38), SD
(40), JM (42), IS (37), AR (34) dan SR (38). Mereka berasal dari
berbagai daerah seperti Palembang, Lampung dan Inhil. Jenazah enam
perampok ini masih berada di RSUD Indrasari Rengat," kata Kapolres
Inhu, AKBP Hermansyah SH SIK melalui Wakapolres Inhu Kompol Rommel
Hutagaol.

Komplotan perampok lintas provinsi ini ditengarai akan
melakukan aksi terhadap pengusaha sawit yang berdomisili di Pasar
Peranap. Namun belum sempat beraksi, polisi sudah menggrebeknya di
sebuah rumah di Desa Gumanti tempat mereka bermarkas.

Keberadaan enam perampok ini sudah diintai dan diikuti oleh tim
antibandit Polres Inhu yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Dodi Harza
Kusumah sejak seminggu lalu. Polisi butuh waktu yang tepat untuk
melakukan penggerebekan karena perampok memiliki senjata api.

Saat akan digrebek di sebuah rumah di Desa Gumanti, Kecamatan
Peranap, sekitar pukul 03.00 WIB, perampok tersebut melawan dengan melepaskan dua kali tembakan ke arah polisi. Kemudian terjadi baku tembak antara polisi dan kawanan rampok tersebut.

"Pada baku tembak itu enam kawanan rampok berhasil ditembak mati, karena peluru petugas rata-rata mengenai perampok," katanya.

Dalam penggerebekan ini pihak polisi juga mengamankan barang
bukti berupa dua pucuk senjata api rakitan, dua pucuk senjata api jenis Air Sofgun, 13 butir amunisi, beberapa helai sebo, lakban, plastik serta dua unit sepeda motor.

Menurut dia, tidak ada korban dari personel Polri dan masyarakat setempat. Hal ini karena lokasi penggerebakan jaraknya sangat jauh dengan rumah penduduk.
"Hasil pengintaian yang kita lakukan, perampok ini sudah sudah dua minggu bertempat tinggal di daerah tersebut," katany.

Polisi masih melakukan pengembangan apakah enam
perampok yang berhasil ditembak mati ini memiliki keterlibatan dengan aksi perampokan terhadap empat toko emas di Pasar Airmolek serta perampokan terhadap pasangan suami istri di Kecamatan Sei Lala.

Kapolres Inhu juga mengungkapkan, aksi perampokan yang sudah
direncanakan pelaku dapat digagalkan berkat peran aktif masyarakat yang merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku. "Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berperan aktif membantu kinerja polisi," katanya.

Sedangkan keenam jenazah perampok masih berada di kamar mayat RSUD Indrasari Rengat untuk dilakukan visum. Polisi juga sudah menghubungi pihak keluarga melalui Polsek sesuai alamat yang tertera pada KTP masing-masing perampok. ***1***