
Morotai Jadi model Pengembangan Ekonomi Maritim

Pekanbaru, (antarariau) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menjadikan Morotai sebagai model pengembangan ekonomi maritim yang mengakselerasi pembangunan ekonomi wilayahnya berbasiskan kelautan dan perikanan.
"Percepatan pembangunan wilayah pesisir dan kepulauan ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C Sutardjo dalam surat elektroniknya disampaikan Kapusdatin KKP Indra Sakti, diterima ANTARA Pekanbaru, Jumat.
Bersamaan dengan kunjungan kerjanya melihat persiapan akhir acara Sail Morotai 2012 di Kabupaten Morotai, Provinsi Maluku Utara, ia mengatakan, peluang Indonesia untuk mengembangkan industri kelautan dan perikanan sangat besar.
Sebab itu, katanya dibutuhkan kesiapan akan sarana dan prasarana infrastruktur yang mampu mendorong keterpaduan konektivitas.
"Keterpaduan konektivitas hulu yang terletak di wilayah Barat Indonesia dan Hilir di wilayah Timur Indonesia mampu mengurangi ongkos transportasi dan ongkos logistik sehingga dapat meningkatkan daya saing produk, dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi," katanya.
Sebagaimana sail sebelumnya, pelaksanaan Sail Morotai 2012 merupakan strategi ampuh untuk mengangkat potensi kelautan dan pariwisata di mata dunia internasional. Pesta bahari ini merupakan program untuk menggerakan pembangunan di lokasi penyelenggaraan sail secara signifikan.
Kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang cukup signifikan bagi daerah, mulai dari pembangunan atau perbaikan sarana dan prasarana transportasi, pengembangan tujuan lokasi wisata, serta sebagai wahana untuk mengenang Perang Dunia (PD) II.
Sail Morotai 2012 merupakan ajang promosi koridor enam ekonomi Morotai untuk industri perikanan dan pertambangan. Pulau Morotai diproyeksikan sebagai wilayah ekonomi khusus Gerbang Asia Pasifik yang laju pertumbuhan ekonominya sangat pesat.
Hal ini terlihat dari letak Kabupaten Pulau Morotai yang sangat strategis yakni dekat dengan negara-negara Asia Pasifik serta banyak dilalui jalur pelayaran internasional, sehingga bisa menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal.
Terkait hal itu, KKP secara konsisten terus mengembangkan pembangunan ekonomi berbasiskan kelautan di kawasan-kawasan kepulauan dan pulau-pulau terpencil.
Sektor kelautan merupakan salah satu fokus dari pengembangan MP3EI yang memiliki delapan program utama, yaitu kelautan, pertanian, pertambangan, energi, industri, pariwisata, dan telematika, serta pengembangan kawasan strategis. Kedelapan program utama tersebut terdiri dari 22 kegiatan ekonomi utama.
Maka dari itu, katanya pembangunan di sektor kelautan dan perikanan penting dilakukan yang berorientasi pada pembangunan konektivitas yang terintegrasi dari proses produksi sampai distribusi secara inklusif dan berkelanjutan.
Langkah tersebut dapat ditempuh dengan strategi industrialisasi kelautan dan perikanan, yang berbasiskan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.

