Logo Header Antaranews Riau

Dua kolam renang batal dibangun di Kuansing, kok bisa?

Jumat, 11 Juni 2021 16:09 WIB
Image Print
Maisir. (ANTARA/dok)

Teluk Kuantan (ANTARA) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kuantan Singingi Maisir mengatakan, pembangunan dua kolam renang untuk menunjang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2021 batal karena situasi keuangan minim.

Rencana awal, anggaran pembangunan dari APBD II Kuansing, namun karena masih ada program perioritas lainnya, maka bangunan kolam renang yang sudah ditunggu oleh masyarakat ditiadakan.

"Selain itu, pertimbangan lain adalah dana pemeliharaan setiap tahun sangat tinggi," kata Maisir, Jumat.

Biaya pemeliharaan, operasional mencapai Rp1,4 miliar jika pembangunan dua kolam ini direalisasikan. Setakat ini anggaran untuk itu lebih difokuskan pada peningkatan jalan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Febri Mahmud menambahkan, pembatalan pembangunan dua kolam renang berstandar nasional itu bukan kebijakan dari PUPR.

"Tetapi hasil rapat bersama, karena situasi keuangan minim," sebut Pebri.

Akan tetapi, Kuansing sebagai tuan rumah Porprov tetap, hanya saja salah satu kegiatan olahraga renang mungkin ada, bisa juga tidak digelar. Jika dilaksanakan, lokasinya tidak di Kuansing karena fasilitasnya tidak mendukung.

Namun demikian, bisa saja pembangunannya kembali direncanakan pada tahun - tahun berikutnya, tergantung Bupati dan Wakil Bupati dan keinginan semua pihak terkait.

Baca juga: Bupati Kuansing minta kemitraan dengan wartawan lebih optimal

Baca juga: Polisi Kuansing tangkap suami istri pelaku pembunuhan




Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026