Lionel Messi ingin lebih banyak gelar usai juara Copa del Rey

id Lionel Messi,Barcelona,Liga Spanyol,La Liga

Lionel Messi ingin lebih banyak gelar usai juara Copa del Rey

Selebrasi khas megabintang Barcelona asal Argentina, Lionel Messi.(AFP/PAU BARRENA)

Jakarta (ANTARA) - Lionel Messi mengatakan bahwa ia ingin terus meraih lebih banyak gelar saat spekulasi mengenai masa depannya masih menjadi perbincangan banyak orang.

Megabintang asal Argentina itu melihat trofi Copa del Rey pada 2021 sebagai "titik balik" bagi Barcelona.

Pernyataan itu bisa dianggap sebagai isyarat bahwa Messi akan memperpanjang kontraknya di Camp Nou, dengan kontrak pemenang Ballon d'Or enam kali itu akan habis di akhir musim ini.

Messi dikaitkan dengan Manchester City dan Paris Saint-Germain (PSG), tetapi ia mengaku senang bisa kembali meraih trofi setelah menjalani periode pengujian untuk Barca di dalam dan di luar lapangan.

Messi dalam sebuah wawancara ekslusif kepada media Argentina, Ole. Ia mengatakan bahwa Copa del Rey adalah trofi istimewa.

"Sejujurnya, Copa del Rey baru-baru ini terasa istimewa karena periode kami berada, klub telah beberapa tahun tidak bersenang-senang karena hasil dan gelar yang berbeda," katanya, yang dikutip Marca pada Sabtu.

"Karena ini adalah ruang ganti dengan banyak pemain yang sangat muda, dengan banyak orang, dan orang baru, dan Copa del Rey untuk ruang ganti ini adalah titik balik dan sangat penting."

Ia menambahkan: "Setiap kali saya bersaing, saya bersaing untuk menang dan berusaha mencapai semua target, untuk mendapatkan gelar. Di luar itu, saya suka menang dan mendapatkan gelar. Semakin banyak semakin baik."

Barcelona tetap menjadi satu-satunya klub yang dibela Messi di sepanjang karier profesionalnya hingga saat ini, dengan 672 gol dalam 778 penampilan.

Messi dipastikan tidak akan bermain di pertandingan terakhir Barcelona akhir musim lawan Eibar pada Minggu malam ini pukul 23.00 WIB.

Ia diizinkan untuk beristirahat lebih awal menjelang kompetisi Copa America musim panas.

Messi bergabung dengan Barcelona saat berumur 13 tahun dan telah menjelma sebagai pemain terbaik di dunia 21 tahun kemudian.