
Carrefour Berdayakan 254 Petani Sawit Ukui

Pekanbaru, 1/5 (ANTARA) - Carrefour perusahaan yang bergerak dibidang retail bermaksud memberdayakan sebanyak 254 orang petani pemilik lahan kelapa sawit di tiga desa dalam 10 kelompok di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelawanan agar hasil panen mereka memenuhi standar produk berkualitas dan diterima pasar ekspor.
Manajer pengembangan berkelanjutan Carrefour Joko Arif dalam temu media di Pekanbaru, Selasa malam menegaskan, pihaknya ingin memberikan donasi kepada petani setempat agar memenuhi kerja kriteria konferensi minyak sawit lestari (RSPO) melalui hasil panen tandan sawit.
"Kita memberikan pelatihan dan bengkel kerja selama satu tahun meliputi pemilihan bibit, cara penanaman dan penggunaan alat pengaman," ujarnya dalam temu media di dampingi tiga petinggi perusahaan tersebut, Hendrik Adrianto, RM Adji Srihandoyo dan Satria Hamid Ahmadi.
Dalam memberikan edukasi, perusahaan menggandengan world wild fund for nature (WWF) agar kegiatan penanaman sawit diusahakan tidak menganggu lingkungan.
Diharapkan pada akhir 2012, hasil panen petani di kecamatan Ukui terealisir dan mereka merupakan perkebunan pertama yang dikelola petani perorangan yang akan lolos kualifikasi RSPO. Pada 2015 hasil panen tandan buah segar diharapkan sudah mampu memenuhi kualifikasi sebagai bahan baku produk sawit di negara Eropa.
Untuk kegiatan tanggungjawab sosial perusahaan itu menurut RM Adji Srihandoyo, Carrefour akan mengucurkan dana sebesar 115 ribu euro sampai mereka bisa mendapatkan sertifikat RSPO dan bagi perusahaan merupakan rangkaian bisnis yang berkelanjutan.
Rencananya kegiatan sosial yang mengundang Mentan Suswono itu akan diikuti dengan kunjungan lapangan dalam melihat kegiatan yang sudah dilakukan oleh petani setelah satu bulan mendapat edukasi dan pendampingan.
"Kita ingin ekonomi petani bisa meningkat dengan adanya kegiatan pelatihan dan bengkel kerja. Nantinya mereka akan jadi pelanggan carrefour dan ingat dengan apa yang telah dilakukan perusahaan serta memasok bahan baku sawit yang berkualitas dan ramah lingkungan," ujar Hendrik Adianto, kepala komunikasi perusahaan bidang hubungan eksternal.
Ia menegaskan, meski Carrefour belum beroperasi di Provinsi Riau, namun mereka tetap peduli dalam meningkatkan kompetensi petani setempat.
Perusahaan yang berkantor pusat di Perancis dan kini telah memiliki mitra lokal yaitu Chairul Tanjung dari Trans Corporation itu akan melaksanakan kegiatan pemberdayaan di empat bidang yaitu memberikan edukasi, program makanan, yang merupakan bisnis utama, pemberdayaan sosial ekonomi dan bantuan pemulihan di daerah bencana.
Pewarta : Maswandi
Editor:
Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

