Logo Header Antaranews Riau

Carrefour gandeng UMKM

Rabu, 29 Februari 2012 16:05 WIB
Image Print

Pekanbaru - Perusahaan ritel Carrefour menggandeng usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui berbagai bantuan pendampingan dan promosi untuk bisa berkembang di pasar nasional.

"Saat ini dari 4.000 pemasok di Carrefour, sekitar 70 persen adalah dari lokal termasuk juga UMKM," kata Head of External Communication and Corporate Social Responsibility Carrefour, Hendrik Adrianto, di Pekanbaru, Rabu.

Carrefour merupakan perusahaan di bidang bisnis supermarket internasional yang berkantor pusat di Prancis. Menurut dia, perusahaan tersebut memberi ruang bernama "Pojok Rakyat" untuk UMKM yang dinilai potensial untuk bermitra.

Pojok Rakyat telah ada di tujuh kota dan 14 toko di Jakarta, Palembang, Surabaya, Makassar, Bandung, Medan dan Yogyakarta.

"Di dalam satu gerai Carrfour paling tidak ada 30 sampai 40 UMKM yang kami berikan tempat," katanya.

Skema pengembangan UMKM yang dilakukan, lanjutnya, ditujukan bagi nonpemasok melalui program keuangan mikro, pemasok potensial lewat produk berbasis komunitas, pemasok tetap Pojok Rakyat. Bantuan yang diberikan berupa pelatihan dan pendampingan, dukungan promosi, akses pasar serta evaluasi kinerja.

"Kami melatih UMKM agar bisa beradaptasi dengan kebutuhan pasar karena konsumen adalah raja, dan produk harus berkesinambungan produksinya dan dikemas agar menarik," katanya.

Meski begitu, ia mengatakan Carrfour sangat selektif dalam memilih UMKM yang akan digandengnya. Produk UMKM harus memiliki sejumlah syarat dan mendapatkan rekomendasi dari instansi terkait, dan mampu melengkapi varian produk yang sudah ada sebelumnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026