
PKK Kampar Galakkan Gemar Ikan

Kampar, Riau, (ANTARARIAU News) - Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, bekerja sama dengan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional atau Forikan Kampar, mendorong serta menggalakkan warga untuk gemar mengkonsumsi ikan.
"Terkait itulah, pada hari Senin (9/1), kami menggelar pertemuan teknis Gerakan Memasyaratkan Makan Ikan (Gemarikan) di Aula Pertemuan Dinas Perikanan Kabupaten Kampar," kata Erita Saleh dari PKK Kampar, Selasa.
Pertemuan itu, menurutnya, untuk mendorong masyarakat mengkonsumsi dan mengolah langsung hasil-hasil perikanan yang berguna dalam peningkatan gizi.
"Usaha peningkatan dan pengembangan perikanan ini juga terkait dengan upaya meningkatan pendapatan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat yang merupakan salah satu dari Lima Pilar Pembangunan Kampar," urainya.
Program itu, lanjutnya, secara teknis melibatkan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kampar, PKK Kecamatan dan Desa.
"Ini diawali dengan peragaan pengolahan ikan menjadi sate ikan dan bakso ikan oleh TP PKK Provinsi Riau," katanya mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, Eva Yuliana Jefry Noer.
Kegiatan pengolaan ikan jadi sate dan baso itu sendiri, menurutnya, mendapat arahan langsung dari Kepala Dinas Perikanan Riau, Irwan Effendi, dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, H Syahmanar S Umar.
Eva Yuliana Jefry melalui Erita Saleh dalam pertemuan itu mengungkapkan, kegiatan ini akan terus digencarkan ke seluruh pelosok kabupaten.
Percontohan Se-Indonesia
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Irwan Effendi mengatakan, kegiatan temu teknis serta sosialisasi Gemarikan yang ditaja Forikan Kampar, merupakan gelaran acara pertama di Provinsi Riau tahun 2012 ini.
"Tujuannya menggerakkan masyarakat untuk mengkonsumsi ikan dengan berbagai cara. Tujuan lainnya, melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dalam upaya mensukseskan Gemarikan," urainya.
Ia menambahkan, upaya memasyarakatkan Gemarikan harus dimulai dari diri sendiri. "Kita mesti menjadikan ikan sebagai menu prioritas di rumah tangga serta menyadari sepenuhnya upaya gemar makan ikan merupakan upaya meningkatkan gizi keluarga," paparnya lagi.
Sedangkan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, Syahmanar S Umar, mengatakan, usaha perikanan di Kabupaten Kampar telah berkembang sangat pesat dan menyerap banyak tenaga kerja.
"Selain itu, usaha perikanan telah mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Buktinya, beberapa tahun terakhir cukup banyak para petani dan pengusaha yang mulai bergerak di bidang perikanan," katanya.
Bahkan, menurutnya, mereka yang beragama Islam, bisa menunaikan ibadah haji, karena hasil usahanya di bidang perikanan ini.
"Saat ini Kabupaten Kampar menjadi salah satu percontohan kegiatan 'Minapolitan' di Provinsi Riau dan masuk dalam 10 daerah percontohan Minapolitan di Indonesia," ungkapnya.
Ketua Umum Forikan Kabupaten Kampar, Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin, diwakili H Syafril, mengungkapkan, sejak berdirinya organisasi itu Kabupaten Kampar pada 9 Juni 2010, serangkaian kegiatan telah dilakukan.
Misalnya, tuturnya, dalam bentuk sosialisasi bagi ibu-ibu di wilayah pedesaan dalam wilayah 10 kecamatan serta kegiatan penyuluhan Gemarikan bagi anak didik pada lima SD di lima kecamatan.
"Kegiatan tersebut melibatkan kader PKK kecamatan dan desa," ujarnya.
Syafril mengatakan, Forikan Kabupaten Kampar saat ini juga telah berhasil menyusun buku "Kumpulan Resep Makanan Serba Ikan" yang materinya diserap dari kegiatan lomba masak gemar ikan tingkat Kabupaten Kampar, diikuti PKK Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Kampar.
Pewarta : Netty Mindrayani
Editor:
Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026

