
Pedagang Terompet Padati Dumai

Dumai, Riau, (ANTARARIAU News) - Penjualan aneka terompet menyambut Tahun Baru 2012 mulai menjamur di kota Dumai, Riau, meski perayaan masih sepekan lagi.
Sejumlah ruas jalan utama di kota berkonsep Pelabuhan, Perdagangan, Industri dan Tourism ini telah semarak dengan pernak-pernik terompet yang dijajakan pedagang.
Tari, seorang pedagang terompet di Jalan Hasanuddin, Dumai Barat, Kota Dumai mengaku sudah mulai berjualan terompet sejak 2 hari lalu. Dagangan terompet didapatkannya dari salah satu pengrajin yang khusus setiap tahun membuat variasi barang yang identik dengan perayaan Tahun Baru ini.
Pajangan aneka terompet tersebut dijualnya dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu untuk jenis biasa, hingga ada yang Rp 15 ribu khusus terompet berbentuk menyerupai Naga.
"Biasanya kalau tahun baru orang banyak mencari terompet, makanya saya mau berjualan ini mumpung lagi tepat moment nya," kata Tari ketika ditemui ANTARA, Sabtu.
Ia mengakui lagi, menjelang berakhirnya tahun 2011 Kota Dumai sudah mulai semarak dengan puluhan pedagang trompet musiman. Meski baru beberapa hari berjualan, dirinya mengaku sudah puluhan terompet laku terjual.
Jenis terompet dijual dengan berbagai macam bentuk dan warna untuk memikat hati pembeli, seperti berupa tabung, ular naga, saxophone, dan keong. Namun yang banyak dibeli orang rata-rata berbentuk tabung karena harganya murah.
Ia berharap, kondisi cuaca pada malam pergantian tahun baru masehi tidak hujan agar dagangannya laris dan laku dibeli oleh masyarakat yang ingin merayakannya dengan sukacita.
Pantauan ANTARA, pada umumnya para pedagang terompet musiman ini mangkal di sekitar kawasan Jenderal Sudirman, Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Sukajadi dan Jalan Hasanuddin. Pedagang selain warga lokal, juga ada pedagang musiman yang datang dari luar daerah untuk meraup untung penjualan terompet di kota berpenduduk 260 ribu jiwa ini.

