Logo Header Antaranews Riau

Roro Dumai Stop Selama Harnus

Minggu, 11 Desember 2011 18:00 WIB
Image Print

Dumai, (ANTARARIAU News) - Aktivitas penyeberangan RoRo di Terminal Agri Bisnis Kota Dumai, Riau, efektif akan dihentikan sementara, mulai Senin hingga Selasa mendatang tepat pada pelaksanan Hari Nusantara (Harnus), yang dipusatkan secara nasional di "Kota Pelabuhan" tersebut.

Kabid Lalulintas Laut Adpel Dumai, Syafaruddin, Minggu (11/12), kepada ANTARA mengatakan, penghentian beroperasi sementara ini sehubungan di tempat yang sama akan dilaksanakan upacara militer Harnus, dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Boediono.

"Karena bertepatan dengan iven nasional Hari Nusantara, maka untuk sementara operasional kapal penyebrangan feri Dumai-Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, dihentikan," katanya.

Pasalnya, menurutnya, dermaga Ro-Ro tersebut ditunjuk oleh panitia sebagai pusat lokasi upacara militer peringatan Harnus.

Penghentian sementara ini, lanjutnya, sudah disampaikan secara resmi dan tertulis ke Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau selaku pihak berwenang.

Diketahui, dermaga Ro-Ro ini melayani penyeberangan penumpang dan barang antar Dumai-Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Agar masyarakat memaklumi kondisi ini, demikian Syafaruddin, Dishub Riau diminta untuk mensosialisasikan secara luas.

Sementara itu, ketika dihubungi ANTARA, Kabid Perhubungan Darat Dishub Kota Dumai, Reinhard Ronald, menjelaskan, permintaan dihentikannya sementara aktivitas penyeberangan Ro-Ro telah ditindaklanjuti dengan mengeluarkan pengumuman kepada masyarakat.

Pengumuman disampaikan melalui selebaran yang telah ditempelkan di dermaga Ro-Ro dan kapal angkutan feri penyeberangan.

Secara terisah, Kepala UPT Terminal RoRo Dishub Provinsi Riau, Yansirman, membenarkan, penghentian sementara kapal Ro-Ro sesuai permintaan protokoler pusat dalam rangka pengamanan pimpinan nasional.

Karenanya, menurutnya, mobilisasi orang dan barang masih bisa berlangsung dengan menggunakan sarana angkutan lainnya seperti pompong dan 'speed boat'.

"Selama tidak beroperasi, kapal disandarkan di Dermaga Tanjung Kapal Rupat, karena Dermaga RoRo Dumai nantinya digunakan pusat kegiatan harnus," ujarnya.

Namun Yansirman memprediksi, selama tiga hari itu, kerugian bisa mencapai sebesar Rp15 juta akibat penghentian operasi kapal Ro-Ro tersebut.