Logo Header Antaranews Riau

Riau Pusat Kebudayaan Melayu

Kamis, 8 Desember 2011 09:02 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Seluruh tokoh masyarakat, tetua adat dan jejaring paguyuban kultural di Provinsi Riau sudah sepakat, daerah berjuluk 'Bumi Lancang Kuning' ini menjadi Pusat Kebudayaan Melayu se-Dunia.

"Tekad itu tetap harus dikobarkan, dan kami dari jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga konsisten memperjuangkan melalui upaya mengimplementasikan sejumlah program khusus serta strategis," kata Gubernur Riau, Rusli Zainal, di Pekanbaru, Rabu.

Karena itu, demikian Rusli Zainal, pengembangan Kebudayaan Melayu yang berlandaskan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal serta pengembangan potensi pariwisata daerah, masuk pada salah satu prioritas kebijakan pembangunan Pemprov.

Ia mengatakan itu di hadapan pimpinan media massa se Riau, dalam ekspose pencapaian berbagai program pembangunan di Provinsi Riau selang 2011, dan tantangan memasuki 2012.

"Tekad dan semangat ini tidak boleh terbengkalai. Kami sudah memiliki sejumlah program khusus dan strategis untuk itu, terutama di bidang pendidikan, pemberdayaan kesenian serta kepariwisataan," katanya lagi.

Menjawab pertanyaan pers, terkait kontroversi lokasi kampus Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR), Rusli Zainal menjamin, segera akan ada solusinya.

"Dalam konteks Riau sebagai nantinya Pusat Kebudayaan Melayu, kita sangat membutuhkan institusi pendidikan seperti AKMR. Ini tidak boleh terbengkalai hanya karena urusan tanah atau lokasi kampus," tegasnya.

Sebagaimana diberitakan berbagai media setempat, kalangan AKMR kini resah ulah informasi pemindahan lokasi kampusnya dari kawasan Bandar Serai.

"Kiranya masalah ini tidak perlu dikhawatirkan, karena ada tim yang menangananinya dan segera ada solusi," ujar Rusli Zainal lagi.

Ia lalu menunjuk "Pengembangan Kebudayaan Melayu" menjadi salah satu prioritas program serta kebijakan pembangunan Pemprov Riau.

"Mari semuanya berpikir jernih dan menyelesaikan segalanya secara proporsional, pasti akan ada jalan keluarnya," kata Rusli Zainal.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026