Satu PDP COVID-19 di Simpang Tigo Pasaman Barat meninggal dunia

id PDP meninggal,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019,berita sumbar

Satu PDP COVID-19 di Simpang Tigo Pasaman Barat meninggal dunia

Ketua Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat Yulianto didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah saat memberikan penjelasan PDP meninggal dunia, Kamis(16/4/2020). (ANTARA/Dok)

Simpang Empat (ANTARA) - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Disease (COVID-19) yang merupakan warga Simpang Tigo Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat inisial S (12) berjenis kelamin perempuan meninggal dunia pada Kamis (16/4) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

"Pasien dirawat sejak satu hari lalu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak dan setelah dikonfirmasi ke pihak keluarga, pasien pernah kontak dengan pelaku perjalanan," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat Yulianto didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di Simpang Empat, Kamis.

Pasien meninggal itu telah dimakamkan di Simpang Tigo Kecamatan Luhak Nan Duo dengan protokol COVID-19.

"Diharapkan masyarakat tetap tenang dan mengikuti petunjuk pemerintah untuk menjaga jarak, tidak mengadakan keramain, pakai masker dan membatasi kegiatan," katanya.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat Gina Alecia mennambahkan dari keterangan pihak RSUD Jambak, pasien sebelumnya diagnosa penyakit usus buntu dan akan segera menjalani operasi pada Kamis (16/4).

Namun pada Rabu (15/4) malam pasien mengalami sesak nafas dan mengalami perburukan kondisi.

Setelah menjalani pertolongan namun pasien menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (16/4) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Pasien juga sudah dilakukan rapid test dengan hasil negatif dan rontgen normal.

"Pasien juga telah di tes swab dengan protokol kesehatan dan telah dikirim ke laboratorium Padang. Namun hasilnya belum keluar," katanya.

Korban dimakamkan oleh petugas RSUD dengan protokol COVID-19 pakai APD lengkap di Simpang Tigo Kecamatan Luhak Nan Duo.

Ia menambahkan hingga Kamis (16/4) total kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 174 orang. 112 orang sudah selesai pemantauan dan 62 orang masih dalam pemantauan.

Sedangkan yang PDP berjumlah delapan orang dengan tujuh orang negatif setelah dilakukan tes swab.

Kemudian tujuh orang sehat dan meninggal satu orang. Total pelaku perjalanan mencapai 9.588 orang dan orang tanpa gejala tujuh orang dengan satu orang positif, satu orang negatif dan lima orang masih menunggu hasil swab dari laboratorium Unand.

"Pasitif COVID-19 satu orang dan sudah dirujuk ke Rumah Sakit Unand kemarin," jelasnya.

Ia mengajak masyarakat tetap tenang dan ikuti anjuran pemerintah dalam menangani dan mengantisipasi COVID-19.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 makin banyak, Pemprov Sumbar ajukan PSBB provinsi ke pusat

Baca juga: 2.500 pegawai hotel di Sumbar dirumahkan akibat COVID-19