Logo Header Antaranews Riau

Dua Pekerja Pabrik Tewas Tersiram Bubur Kertas

Senin, 7 Februari 2011 20:24 WIB
Image Print
Pekanbaru, 7/2 (ANTARA) - Dua orang meninggal dunia akibat tersiram bubur kertas panas dalam kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin.


"Dua korban meninggal akibat tersiram bubur kertas yang panas," kata Manajer Humas PT RAPP, Salomo Sitohang, ketika dihubungi ANTARA dari Pekanbaru.

Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi sekira pukul 16.00 WIB akibat pecahnya pipa penghubung ke tangki penyimpan bubur kertas (pulp). Menurut dia, saat kejadian para pekerja dari tim pemeliharaan PT RAPP dan perusahaan kontraktor sedang melakukan perbaikan.

Korban yang meninggal dunia adalah Joni Sembiring dari kontraktor pemeliharaan PT Aurel Jaya Abadi (AJA), dan Indra Jane dari PT Riautama Panca Karsa (RPK). Selain itu, kata dia, tujuh pekerja juga mengalami luka bakar. Empat diantara dari RAPP dan sisanya dari perusahaan kontraktor.

Namun, ia mengatakan belum bisa memastikan nama korban yang terluka.

"Kami segera mangabari keluarga yang bersangkutan dan melakukan pendampingan agar korban yang terluka mendapat perawatan medis," ujarnya.

Ia mengatakan hingga kini penyebab insiden masih dalam proses penyelidikan RAPP dan pihak kepolisian.

Secara terpisah, Kepala Kepolisian Resor Pelalawan AKBP Ari Rahman Nafarin mengatakan empat korban luka bakar yang sudah berhasil diidentifikasi antara lain Supandi dari PT RAPP, Andi Hutagalung (PT AJA), James Gurning (RAPP), dan Reno (PT RPK).

"Dua korban meninggal dunia dilarikan ke RSUD Selasih, Pelalawan, untuk diotopsi. Sedangkan, empat korban yang luka bakar dibawa ke RS Awal Bross Pekanbaru untuk mendapat perawatan," katanya.

Berdasarkan informasi sementara dari pihak kepolisian, lanjutnya, insiden terjadi saat pekerja sedang melakukan perbaikan kran bubur kertas yang bocor.

Sebelum dilakukan perbaikan para pekerja melakukan pengalihan (bypass) bubur kertas. Ketika pekerjaan sudah hampir selesai, lanjutnya, tiba-tiba kran pipa terlepas dan bubur kertas yang panas menyembur ke pekerja.

"Akibat tekanan dari dalam yang kuat, sehingga menyemburkan bubur kertas dan mengenai beberapa karyawan yang sedang bekerja," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026