
Pmkot Dumai Bantu Pasarkan Makanan Khas

Dumai, 18/1 (ANTARA) - Pemerintah Kota Dumai, Riau, berusaha membantu memasarkan produk usaha kecil menengah atau UKM, khususnya untuk makanan khas daerah pesisir timur Sumatera itu.
"Langkah awalnya, yakni dengan menyeleksi produk makanan unggulan yang akan diberdayakan menjadi hidangan di setiap kegiatan Pemkot Dumai," kata Asisten III Sekretaris Daerah Kota Dumai, Hendra, dalam acara pengembangan asaha kecil dan menengah bersama para pelaku UKM se-Kota Dumai di Gedung Balai Pertemuan Daerah Sri Bunga Tanjung Kota Dumai, Selasa.
Pada pertemuan itu, Hendra di dampingi sejumlah pejabat Pemkot Dumai lainnya yakni Kepala Bidang UKM pada Dinas Koperasi Kota Dumai H Marjohan dan Kepala Bagian Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Dumai Riki Dwi Roro.
Dalam acara trsebut, masing-masing UKM juga membawa produk makanan hasil olahan sendiri yang kemudian dinilai untuk dipilih menjadi produk unggulan.
Berbagai produk makanan seperti dodol nanas, keripik ubi, keripik cabe, keripik pisang, keripik udang, kerupuk, peyek, aneka kue basah dan kering tampak memenuhi seluruh meja yang tersedia.
"Produk-produk makanan ini nantinya akan dicarikan solusi pemasaran yang tepat dan memenuhi persyaratan layak pasar," kata Kepala Bidang UKM pada Dinas Koperasi Kota Dumai H Marjohan disela acara.
Upaya tersebut kata Marjohan merupakan terobosan baru Pemkot Dumai untuk menggandeng kalangan usaha kecil dan menengah dalam memasarkan produk makanan unggulan Kota Dumai yang kedepannya diharapkan dapat menunjang perekonomian masyarakat.
"Kita juga akan menangkal berbagai kendala pemasaran yang dialami 'home industri' seperti sertifikasi halal, izin kesehatan dan 'packing' produk makanan," katanya.
Selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terang dia, terobosan ini juga untuk mencari makanan khas Kota Dumai yang selama ini memang masih simpang siur.
"Walikota Khairul Anwar juga mengharapkan seluruh satuan kerja dapat mendukung rencana pengembangan jangkauan pemasaran produk makanan ini serta selalu menyediakannya pada setiap acara-acara yang digelar di lingkungan pemerintah kota," paparnya.
Selain itu, kata dia, pemkot juga akan menunjuk "ibu angkat" atau alternatif pinjaman modal yang juga diharapkan dapat membantu pendanaan "home industry" dalam pengembangan usaha dan pemasaran produk makanan ciptaannya.
"Sistem bantuan permodalan UKM atau home industri ini dibantu pemkot melalui ibu angkat yang akan mempersiapkan dana tunai pinjaman bagi UKM yang membutuhkan baik itu koperasi atau perusahaan perbankan," kata dia.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

