Pascasarjana Unilak Yudisium 78 orang, luluskan 458 Alumni sejak 2013

id universitas lancang kuning riau,yudisium pascasarjana unilak 2019,universitas di riau,berita riau terbaru,berita riau antara,berita riau terkini

Pascasarjana Unilak Yudisium 78 orang, luluskan 458 Alumni sejak 2013

Direktur Pascsarjana Unilak Prof. Dr. Sudi Fahmi SH.MH (tengah) kaprodi magister hukum Dr. Ardiansyah (kiri), kaprodi magister manajemen Dr. Fahmi Oemar (kanan) memberikan penghargaan kepada pemuncak Magister Manajemen Sri Kurnia dan pemuncak Magister Hukum Hendriadi Hamid. (Foto Humas Unilak)

Pekanbaru (ANTARA) - Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali menggelar yudisium VIII periode VIII magister manajemen dan periode VI magister Ilmu hukum dengan jumlah lulusan 78 orang.

“Hingga saat ini pascasarjana unilak telah memiliki alumni lebih dari 458 orang,” kata Direktur Pascsarjana Unilak Prof.Dr.Sudi Fahmi.SH.MH, pada sambutannya di Yudisium VIII Pascasarjana Unilak di Grand Central Hotel, Pekanbaru, Kamis.

Hadir dalam yudisium ini direktur pascsarjana Unilak Prof.Dr.Sudi Fahmi.SH.MH, Rektor Unilak Dr. Hj Hasnati SH.MH, kaprodi magister manajemen, Dr. Fahmi Oemar, kaprodi magister hukum, Dr. Ardiansyah, jajaran dekan, wakil dekan, dan dosen pascasarjana Unilak.

Baca juga: Saking mudahnya, daftar kuliah di Unilak bisa sambil ngopi di kafe

Yang mengikuti yudisium antara lain 48 orang magister hukum dan 30 orang magister manajemen.

Sebagai pemuncak yudisium yaitu Sri Kurnia dari magister manajemen dengan IPK 3,93, dan Hendriadi Hamid dari magister hukum dengan IPK 3,93. Keduanyapun mendapatkan penghargaan langsung dari direktur pascsarjana Unilak.

Prof Dr. Sudi Fahmi dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur atas terlaksana yudisum ini, semoga para alumni dapat menjaga nama baik almamater dimanapun berada. Ia juga berpesan kepada alumni untuk tetap melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi yakni doctor. Unilak pertama kali menggelar yudisium pada 2013, dan kini sudah ada 458 alumni. Unilak berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya.

“Dan diawal Maret lalu, Pascasarjana Unilak telah melakukan MoU dan MoA dengan Univeristas Islam Bandung dalam rangka untuk meningkatkan sinergi antar perguruan tinggi, bentuk kerjasamanya perturakan dosen untuk mengajar di Unisba dan Unilak, selain itu akan diadakan penelitian, pengabdian dan seminar internasional bersama. Untuk kerjasama di bidang mahasiswa pasca nantinya akan ada pertukaran mahasiswa pasca antara unilak dan unisba akan kita laksanakan dalam waktu dekat,” kata Prof Sudi Fahmi.

Sementara itu, rektor Unilak Dr.Hj.Hasnati.SH.MH menyebutkan bahwa pencapaian luar biasa yang telah dicapai oleh para peserta yusudium ini tidaklah mudah karena telah mengorbankan segala-galanya, akan tetapi hasil akhirnya dapat dinikmati bersama, terutama bagi para peserta dan masing-masing keluarganya.

“Alhamdulillah Unilak telah memiliki alumni sebanyak 25.007 orang. Dari S1 sebanyak 24549 orang, dan S2 sebanyak 458 orang. Kami berharap kepada saudara-saudara yang telah menjadi alumni untuk dapat menjaga nama baik, karena apapun yang bapak ibu lakukan diluar sana, pasti akan disangkut pautkan dengan almamater,” kata Hasnati.

Dilanjutkannya, pada saat wisuda yang akan digelar pada Hari Sabtu, 13 April 2019 mendatang, para wisudawan telah memiliki penomoran ijazah nasional (PIN), “dimana sistem ijazah ini merupakan sistem yang telah ditetapkan dari kemenristekdikti yang bertujuan untuk mengatasi kasus ijazah palsu, ini artinya bapak ibu telah diakui keabsahaanya pada ijazahnya dan ini adalah upaya dari Universitas Lancang Kuning untuk terus meningkatkan kualitas diri dan menjadi kampus yang unggul dimasa yang akan datang,” tambah Hasnati

Baca juga: Universitas Lancang Kuning ajukan hutan pendidikan ke Kementerian LHK

Baca juga: PT CPI kerjasama dengan 4 perguruan tinggi di Riau tingkatkan kualitas