
Pengunjung Kebun Binatang Kampar Naik 75 Persen

Pekanbaru, 19/9 (ANTARA) - Pengunjung Kebun Binatang Kasang Kulim di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, naik sekitar 75 persen selama seminggu terakhir libur Idul Fitri 1431 H, dengan jumlah pengunjung diperkirakan mencapai puluhan ribu orang setiap hari.
"Jumlah pengunjung meningkat selama seminggu libur Lebaran hingga 75 persen dibandingkan tahun lalu," kata Pengelola Kebun Binatang Kasang Kulim, Agustina, Minggu.
Menurut dia, jumlah pengunjung rata-rata mencapai 30 ribu orang terhitung mulai hari pertama libur Lebaran hingga H+7.
Para pengunjung rata-rata adalah keluarga yang berasal dari Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Setiap pengunjung dewasa dikenai tarif masuk Rp13 ribu per orang, sedangkan anak-anak Rp6 ribu per orang.
Ia mengatakan keuntungan pada libur Lebaran diyakini mampu menutupi operasional kebun binatang hingga tujuh bulan ke depan. Biaya perawatan puluhan satwa di kebun binatang, lanjutnya, menghabiskan dana sekitar Rp25 juta per bulan.
"Keuntungan pada libur Lebaran ini bisa menutupi biaya operasional tujuh bulan kedepan," katanya.
Ia mengatakan, pihak kebun binatang menambah sejumlah wahana permainan ketangkasan untuk menarik pengunjung, seperti arena motor cross, perang "paintball", dan "outbound".
Taman Marga Satwa terletak di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, sekitar 20 kilometer dari Kota Pekanbaru. Kebun binatang yang memiliki luas lahan sekitar 17 hektare tersebut mengoleksi 33 jenis satwa yang didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara, seperti Orang Utan dari Kalimantan, beruang madu, kangguru, dan burung enggang, serta kangguru dari Australia.
Selain itu, kebun binatang itu juga mengoleksi satwa langka dari Riau seperti gajah sumatera dan harimau sumatera.
Seorang pengunjung dari Pekanbaru, Duriyat, mengatakan tertarik mengajak keluarganya ke Kebun Binatang Kasang Kulim karena biayanya terjangkau dan memiliki koleksi satwa yang menarik.
"Anak-anak saya suka melihat kangguru karena hewan berkantong itu tidak ada di Indonesia," ujarnya.
Pewarta : FB Rian Anggoro
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

