Penyanyi asal Pakistan Arooj Aftab sabet Grammy pertama
Senin, 4 April 2022 10:08 WIB
Penyanyi asal Pakistan Arooj Aftab di acara Grammy Awards ke-64. (ANTARA/Patrick T. FALLON/AFP.)
Jakarta (ANTARA) - Penyanyi asal Pakistan yang menetap di Brooklyn, Arooj Aftab, pada Minggu (3/4) waktu setempat telah meraih penghargaan bergengsi Grammy pertamanya untuk lagu "Mohabbat" dalam kategori Best Global Performance.
Perempuan berusia 37 tahun yang telah tinggal di New York, Amerika Serikat, selama sekitar 15 tahun itu terus mendapatkan perhatian global atas karyanya yang memadukan tradisi Sufi kuno dengan sentuhan folk, jazz, dan minimalis.
Dia juga mendapatkan penghargaan kategori Best New Artist yang diumumkan selama gelaran Grammy pada Minggu (3/4).
"Saya sangat senang. Rasanya luar biasa. Saya sangat gugup sepanjang hari. Dan kami memulai dengan baik," kata penyanyi itu kepada wartawan di belakang panggung pada upacara pra-gala, dikutip dari AFP pada Senin.
Lahir dari orang tua Pakistan di Arab Saudi, Aftab menghabiskan masa remajanya di Lahore sebelum pindah ke Berklee School of Music yang bergengsi di Boston untuk belajar produksi dan teknik musik.
Dia merilis album studio ketiganya "Vulture Prince" yang mendapat pujian kritis. Ia mendapat lebih banyak perhatian setelah mantan presiden AS Barack Obama memasukkan lagu "Mohabbat" dalam daftar lagu favorit musim panas 2021-nya.
Aftab telah tampil di sejumlah tempat utama New York termasuk Lincoln Center dan Museum of Modern Art, juga pernah menjadi artis pembuka dalam pertunjukan penyanyi Mitski di The Brooklyn Steel pada 2018.
Berbicara kepada AFP pada hari-hari menjelang Grammy, Aftab memuji rekan-rekan artisnya yang dinominasikan untuk Best New Artist, termasuk memuji lagu Olivia Rodrigo bersama dengan rapper Saweetie dan The Kid Laroi.
"Kami semua sangat keren–grup itu sendiri seperti sebuah kemenangan," kata Aftab.
Baca juga: Platform musik JOOX hadirkan ragam konten audio di bulan Ramadhan
Baca juga: Masih berduka atas kematian Taylor Hawkins, Foo Fighters batal tampil di Grammy Awards
Perempuan berusia 37 tahun yang telah tinggal di New York, Amerika Serikat, selama sekitar 15 tahun itu terus mendapatkan perhatian global atas karyanya yang memadukan tradisi Sufi kuno dengan sentuhan folk, jazz, dan minimalis.
Dia juga mendapatkan penghargaan kategori Best New Artist yang diumumkan selama gelaran Grammy pada Minggu (3/4).
"Saya sangat senang. Rasanya luar biasa. Saya sangat gugup sepanjang hari. Dan kami memulai dengan baik," kata penyanyi itu kepada wartawan di belakang panggung pada upacara pra-gala, dikutip dari AFP pada Senin.
Lahir dari orang tua Pakistan di Arab Saudi, Aftab menghabiskan masa remajanya di Lahore sebelum pindah ke Berklee School of Music yang bergengsi di Boston untuk belajar produksi dan teknik musik.
Dia merilis album studio ketiganya "Vulture Prince" yang mendapat pujian kritis. Ia mendapat lebih banyak perhatian setelah mantan presiden AS Barack Obama memasukkan lagu "Mohabbat" dalam daftar lagu favorit musim panas 2021-nya.
Aftab telah tampil di sejumlah tempat utama New York termasuk Lincoln Center dan Museum of Modern Art, juga pernah menjadi artis pembuka dalam pertunjukan penyanyi Mitski di The Brooklyn Steel pada 2018.
Berbicara kepada AFP pada hari-hari menjelang Grammy, Aftab memuji rekan-rekan artisnya yang dinominasikan untuk Best New Artist, termasuk memuji lagu Olivia Rodrigo bersama dengan rapper Saweetie dan The Kid Laroi.
"Kami semua sangat keren–grup itu sendiri seperti sebuah kemenangan," kata Aftab.
Baca juga: Platform musik JOOX hadirkan ragam konten audio di bulan Ramadhan
Baca juga: Masih berduka atas kematian Taylor Hawkins, Foo Fighters batal tampil di Grammy Awards
Pewarta : Rizka Khaerunnisa
Editor : Vienty Kumala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Trump Umumkan Israel-Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Berlaku Kamis
17 April 2026 11:03 WIB
Api karhutla dekati pemukiman warga di Bengkalis, Manggala Agni menghalau malam hari
08 April 2026 12:32 WIB
Tim Manggala Agni menginap empat hari di pondok warga demi padamkan karhutla di Rupat Bengkalis
02 April 2026 16:35 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Festival Sampan Layar di Meranti dorong pelestarian budaya dan geliat ekonomi lokal
06 December 2025 21:08 WIB
Festival Sampan Layar di Meranti siap digelar, 25 tim dari dua kabupaten akan berlaga
03 December 2025 22:43 WIB