Lapas Tembilahan hadirkan Gerpusling Lapaste, begini penjelasannya
Sabtu, 20 Februari 2021 17:54 WIB
Warga binaan pemasyarakatan saat menikmati layanan Gerpusling Lapaste. (ANTARA/Adriah)
Indragiri Hilir (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas IIA Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau terus berinovasi untuk memberikan kenyaman kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP). Selain memberikan layanan layanan pos kesehatan keliling (Poskeling), kali ini dihadirkan gerobak perpustakaan keliling (Gerpusling) Lapas Tembilahan (Lapaste).
Kalapas Kelas IIA Tembilahan, Julianto Budhi Prasetyono, Sabtu kepada ANTARA mengatakan Poskeling dan Gerpusing Lapaste untuk memberikan layanan optimal terkait penyediaan bahan bacaan bagi WBP.
“Ini merupak usaha kita dalam mewujudkan pelayanan yang optimal dan prima bagi WBP dalam penyediaan bahan bacaan bagi WBP di Lapas Kelas IIA Tembilahan,” sebut Budhi.
Budhi mengatakan bahwa, Lapas Kelas IIA Tembilahan sebenarnya sudah memiliki ruang perpustakaan, namun Gerpusling Lapaste hadir guna penyegaran dan meningkatkan minat baca WBP.
Dia mengatakan bahwa Gerpusling Lapaste dilakukan setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB sama seperti pelaksanaan Poskeling.
“Jadi Gerpusling Lapaste ini dilaksanakan setiap hari dengan blok WBP yang berbeda-beda,” sebutnya.
Untuk ketersediaan buku bacaan, ia mengatakan bahwa pihaknya hanya menggunakan buku yang dimiliki di Perpustakaan Laspas Tembilahan Kelas IIA Tembilahan.
Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan komunikasi dengan pihak perpustakaan daerah untuk menambah jumlah buku bacaan.
“Saat ini kita belum ada komunikasi dengan pihak perpustakaan daerah, yang jelas kita berbuat dulu. Untuk menjalankan Gerpusling Lapaste ini memang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” bebernya.
Kegiatan Gerpusling Lapaste sangat disambut baik oleh WBP, hal itu terbutki dengan banyaknya WBP yang memburu buku-buku di Gerpusling Lapaste.
Disamping itu, dia menuturkan bahwa Gerpusling Lapaste ini merupakan ide dari jajaran Lapas Kelas IIA Tembilahan.
"Jadi Gerpusling Lapaste dan Poskeling adalah ide dari anggota. Saya akan terus mendukung ide-ide kreatif anggota demi kenyamanan WBP,” sebutnya.
Dengan hadirnya Gerpusling Lapaste diharapkan dapat menjadikan Pelayanan yang ada pada Lapas Tembilahan menjadi semakin Prima, khususnya layanan penyediaan bahan bacaan bagi WBP sehingga minat baca WBP semakin meningkat dan membaca dapat menjadi budaya dalam mengisi waktu luang bagi WBP itu sendiri.
Baca juga: Lapas dan Imigrasi Selatpanjang komit wujudkan WBK dan WBBM
Baca juga: Enam napi narkoba mantan pegawai Lapas Riau dipindahkan ke Nusakambangan
Kalapas Kelas IIA Tembilahan, Julianto Budhi Prasetyono, Sabtu kepada ANTARA mengatakan Poskeling dan Gerpusing Lapaste untuk memberikan layanan optimal terkait penyediaan bahan bacaan bagi WBP.
“Ini merupak usaha kita dalam mewujudkan pelayanan yang optimal dan prima bagi WBP dalam penyediaan bahan bacaan bagi WBP di Lapas Kelas IIA Tembilahan,” sebut Budhi.
Budhi mengatakan bahwa, Lapas Kelas IIA Tembilahan sebenarnya sudah memiliki ruang perpustakaan, namun Gerpusling Lapaste hadir guna penyegaran dan meningkatkan minat baca WBP.
Dia mengatakan bahwa Gerpusling Lapaste dilakukan setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB sama seperti pelaksanaan Poskeling.
“Jadi Gerpusling Lapaste ini dilaksanakan setiap hari dengan blok WBP yang berbeda-beda,” sebutnya.
Untuk ketersediaan buku bacaan, ia mengatakan bahwa pihaknya hanya menggunakan buku yang dimiliki di Perpustakaan Laspas Tembilahan Kelas IIA Tembilahan.
Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan komunikasi dengan pihak perpustakaan daerah untuk menambah jumlah buku bacaan.
“Saat ini kita belum ada komunikasi dengan pihak perpustakaan daerah, yang jelas kita berbuat dulu. Untuk menjalankan Gerpusling Lapaste ini memang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” bebernya.
Kegiatan Gerpusling Lapaste sangat disambut baik oleh WBP, hal itu terbutki dengan banyaknya WBP yang memburu buku-buku di Gerpusling Lapaste.
Disamping itu, dia menuturkan bahwa Gerpusling Lapaste ini merupakan ide dari jajaran Lapas Kelas IIA Tembilahan.
"Jadi Gerpusling Lapaste dan Poskeling adalah ide dari anggota. Saya akan terus mendukung ide-ide kreatif anggota demi kenyamanan WBP,” sebutnya.
Dengan hadirnya Gerpusling Lapaste diharapkan dapat menjadikan Pelayanan yang ada pada Lapas Tembilahan menjadi semakin Prima, khususnya layanan penyediaan bahan bacaan bagi WBP sehingga minat baca WBP semakin meningkat dan membaca dapat menjadi budaya dalam mengisi waktu luang bagi WBP itu sendiri.
Baca juga: Lapas dan Imigrasi Selatpanjang komit wujudkan WBK dan WBBM
Baca juga: Enam napi narkoba mantan pegawai Lapas Riau dipindahkan ke Nusakambangan
Pewarta : Adriah
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pustaka digital inovasi Bhabinkamtibmas di Desa Bokor kembangkan pendidikan di pulau terluar Meranti
29 July 2024 20:19 WIB, 2024
Semen Padang-Pemko Padang resmikan Pustaka Brilian Smart di Baringin
01 February 2024 9:59 WIB, 2024
Universitas Riau integrasikan anggota pustaka dengan Perpusnas RI dengan kartu SAKTI
12 March 2023 19:46 WIB, 2023
Bantu siswa belajar saat pandemi COVID-19, Pustaka Digital cerdas hadir di Bengkalis
21 October 2020 18:56 WIB, 2020
Bantuan CSR Jasa Raharja giring Pustaka SMK Labor Pekanbaru juara nasional
24 October 2019 12:05 WIB, 2019
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Tancap gas, Kasat Narkoba baru Polres Bengkalis ungkap 16,3 kg sabu dan 40.146 butir ekstasi
30 March 2026 18:37 WIB
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid ajukan pengalihan penahanan, Jaksa KPK keberatan
26 March 2026 12:55 WIB
Sidang perdana Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid didakwa memeras Rp3,55 miliar
26 March 2026 12:30 WIB
Kurir sabu 13 kilogram ditangkap di antrean pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis
22 March 2026 12:00 WIB