Pekanbaru operasionalkan Pustaka Keliling jangkau 300 lokasi

id Berita hari ini, berita riau antara, berita riau terkini, Pekanbaru operasionalkan Pustaka Keliling

Pekanbaru operasionalkan Pustaka Keliling jangkau 300 lokasi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pemkot Pekanbaru, Provinsi Riau (Riau.Antaranews/Frislidia/Fuji Rahayu)

Pekanbaru (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pemkot Pekanbaru, Provinsi Riau kini mengoperasionalkan empat unit mobil yang mengelola pustaka keliling menjangkau sebanyak 300 lokasi.

"Sebanyak 300 titik lokasi yang dilayani Pustaka Keliling (Pustakel) tersebut diantara lain sekolah, Lapas Anak Rumbai Kota Pekanbaru, Masjid An-Nur, hingga area Car Free Day," kata Edi, Kepala Seksi Pelayanan Dispusip Pekanbaru, di Pekabaru, Kamis.

Baca juga: Perpustakaan Kota Pekanbaru sediakan 70.453 buku

Menurut Edi, kunjungan pustaka keliling pada 300 lokasi itu sebagai bagian dari komitmen Pustaka untuk meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus meningkatkan minat baca masyarakat selain menjaring pengunjung untuk datang ke bangunan gedung Pustaka di Jalan Dr. Sutomo No.1 Pekanbaru.

Ia menyebutkan, untuk jasa kunjungan Pustaka Keliling tersebut, dilakukan setelah dibuat perjanjinan kerjasama (MoU) dengan kepala sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sedangkan untuk tingkat perguruan tinggi, kerjasama dilakukan hanya sebatas pembinaan perpustakaan saja.

"Setiap kunjungan yang dilakukan oleh Pustakel, satu unit mobil membawa 500 eksemplar buku dengan pengawasan satu orang pustakawan dari Dispusip Pekanbaru. Prosedur peminjaman buku hanya dapat dilakukan di tempat dan tidak boleh dibawa pulang," katanya.

Sedangkan untuk jadwal kunjungan ke sekolah-sekolah dilakukan setiap hari Senin sampai Kamis, sedangkan pada Sabtu dan Minggu, Pustakel bergerak ke tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat. Genre buku yang dibawapun beragam, mulai dari sosial, ekonomi, budaya, hingga resep masakan, tergantung segmentasi pengunjung yang akan dituju.

"Kalau untuk ke masyarakat, bukunya lebih banyak jenis lagi, karena pembacanya dari berbagai kalangan” jelas Tia, Staf Pelayanan Dispusip Kota Pekanbaru.

Program "menjemput bola" ini telah berjalan selama enam tahun. Sejak tahun 2013, program ini dinamakan motor bergerak, namun, setelah mendapatkan bantuan dari perpustakaan nasional sebanyak dua mobil, disusul dengan angkasa pura yang turut menghibahkan dua mobil.

Setelah mendapat hibah dari sejumlah pihak, namanya diubah menjadi pustaka keliling dan hingga saat ini sudah memiliki empat unit mobil yang bergerak menjemput pengunjung.

Selain itu, Pustakel juga memiliki program silang layan kepada sekolah dengan meminjamkan sejumlah buku dengan rentan waktu yang ditentukan.

"Kami juga ada program silang layan, nanti kami titipkan buku ke sekolah yang ada kerjasama, lalu bukunya diganti-ganti lagi, karena kadang ada beberapa buku yang cepat rusak, anak-anak hanya diberi waktu sedikit, disana mereka melakukan semuanya, sebenarnya itu biasa saja tandanya dibaca, makanya buku-buku yang rusak, nanti diganti lagi," kata Edi.

Dispusip Pekanbaru terus berupaya melakukan peningkatan kualitas dan kuantitas layanan antara lain melalui program pustaka keliling yang telah mendorong tingginya jumlah pengunjung dan minat baca di Pekanbaru khususnya, terbukti sejak tahun 2014 dengan rasio 15,46 persen dengan jumlah kunjungan hanya 15.535 orang, dan meningkat menjadi 98,67 persen tahun 2018 dengan jumlah kunjungan mencapai 107.654 orang.

Baca juga: Perpustakaan Keliling Pekanbaru pinjamkan buku untuk lapas perempuan-anak

Baca juga: Jumlah Kunjungan Perpustakaan Umum Bengkalis Masih Rendah


Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar