Zara JKT48 diutus jadi duta Festival Film Jepang
Jumat, 25 Oktober 2019 10:06 WIB
Zara JKT48 menjadi duta Japanese Film Festival 2019. (HO/Japan Foundation Jakarta)
Jakarta (ANTARA) - Adhisty Zara alias Zara JKT48 didapuk menjadi duta Festival Film Jepang (Japanese Film Festival/JFF) 2019.
Gadis yang namanya dikenal lewat sister groupAKB48 di Jepang itu belakangan ini berkecimpung di dunia akting, menampilkan kemampuannya di bidang seni peran lewat film "Keluarga Cemara" hingga "Dua Garis Biru".
"Tahun ini JFF mendatangkan Zara dari grup idola JKT48 yang tengah naik daun akhir-akhir ini sebagai duta Japanese Film Festival 2019," kata Japan Foundation dalam siaran pers, Jumat.
Beragam genre film Negeri Sakura dihadirkan lewat 12 pilihan judul yang tayang dalam festival tahunan tersebut.
Mewakili genre drama romantika akan hadir film "Little Love Song" garapan sutradara Kojiro Hashimoto serta "A Banana? At This Time of Night?" disutradarai Tetsu Maeda yang diangkat dari kisah nyata.
Pencinta animasi dapat menikmati animasi "Children of The Sea" (sutradara Ayumu Watanabe) dengan visual menakjubkan yang akan menarik perhatian baik anak-anak maupun orang dewasa.
"Masquerade Hotel" (Masayuki Suzuki) dan "12 Suicidal Teens" (Yukihiko Tsutsumi) mewakili film bergenre misteri dan thriller dari JFF di tahun ini, dengan sejumlah aktor dan aktris kelas atas yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar film Jepang.
Film "Samurai Shifters" (Isshin Inudo) membawakan cerita sejarah yang menggambarkan Jepang dibalut dengan komedi yang mengocok perut.
Kemudian, tiga film "Bento Harassement" (Renpei Tsukamoto) dan "My Dad is a Heel Wrestler" (Kyohei Fujimura) dapat menjadi film pilihan yang cocok untuk disaksikan bersama keluarga. JFF juga membawakan "The Fable" (Kan Eguchi) untuk mereka yang lebih tertarik dengan film penuh aksi.
Tidak hanya itu, JFF 2019 juga menampilkan "We Are Little Zombies”, sebuah drama musik garapan Makoto Nagahisa yang memiliki estetika tidak biasa.
Film tersebut telah mendapatkan penghargaan World Dramatic Special Jury Award untuk Orisinalitas di Sundance Film Festival dan telah diputar di Berlin International Film Festival 2019, Buenos Aires International Festival of Independent Cinema 2019, Fantasia Film Festival 2019, dan Sitges – Catalonian International Film Festival 2019.
Selain itu, ada pula "Dance with Me" karya Shinobu Yaguchi, merupakan film komedi musikal yang telah mendapatkan Audience Award di Toronto Japanese Film Festival dan Audience Silver Award di Fantasia Film Festival.
Pewarta : Nanien Yuniar
Gadis yang namanya dikenal lewat sister groupAKB48 di Jepang itu belakangan ini berkecimpung di dunia akting, menampilkan kemampuannya di bidang seni peran lewat film "Keluarga Cemara" hingga "Dua Garis Biru".
"Tahun ini JFF mendatangkan Zara dari grup idola JKT48 yang tengah naik daun akhir-akhir ini sebagai duta Japanese Film Festival 2019," kata Japan Foundation dalam siaran pers, Jumat.
Beragam genre film Negeri Sakura dihadirkan lewat 12 pilihan judul yang tayang dalam festival tahunan tersebut.
Mewakili genre drama romantika akan hadir film "Little Love Song" garapan sutradara Kojiro Hashimoto serta "A Banana? At This Time of Night?" disutradarai Tetsu Maeda yang diangkat dari kisah nyata.
Pencinta animasi dapat menikmati animasi "Children of The Sea" (sutradara Ayumu Watanabe) dengan visual menakjubkan yang akan menarik perhatian baik anak-anak maupun orang dewasa.
"Masquerade Hotel" (Masayuki Suzuki) dan "12 Suicidal Teens" (Yukihiko Tsutsumi) mewakili film bergenre misteri dan thriller dari JFF di tahun ini, dengan sejumlah aktor dan aktris kelas atas yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar film Jepang.
Film "Samurai Shifters" (Isshin Inudo) membawakan cerita sejarah yang menggambarkan Jepang dibalut dengan komedi yang mengocok perut.
Kemudian, tiga film "Bento Harassement" (Renpei Tsukamoto) dan "My Dad is a Heel Wrestler" (Kyohei Fujimura) dapat menjadi film pilihan yang cocok untuk disaksikan bersama keluarga. JFF juga membawakan "The Fable" (Kan Eguchi) untuk mereka yang lebih tertarik dengan film penuh aksi.
Tidak hanya itu, JFF 2019 juga menampilkan "We Are Little Zombies”, sebuah drama musik garapan Makoto Nagahisa yang memiliki estetika tidak biasa.
Film tersebut telah mendapatkan penghargaan World Dramatic Special Jury Award untuk Orisinalitas di Sundance Film Festival dan telah diputar di Berlin International Film Festival 2019, Buenos Aires International Festival of Independent Cinema 2019, Fantasia Film Festival 2019, dan Sitges – Catalonian International Film Festival 2019.
Selain itu, ada pula "Dance with Me" karya Shinobu Yaguchi, merupakan film komedi musikal yang telah mendapatkan Audience Award di Toronto Japanese Film Festival dan Audience Silver Award di Fantasia Film Festival.
Pewarta : Nanien Yuniar
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Vienty Kumala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Maknai Hari Kartini, Adrias Hariyanto ajak perempuan Riau berkarya lewat zapin dan songket
21 April 2026 20:07 WIB
Trump Umumkan Israel-Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Berlaku Kamis
17 April 2026 11:03 WIB
Api karhutla dekati pemukiman warga di Bengkalis, Manggala Agni menghalau malam hari
08 April 2026 12:32 WIB
Tim Manggala Agni menginap empat hari di pondok warga demi padamkan karhutla di Rupat Bengkalis
02 April 2026 16:35 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Festival Sampan Layar di Meranti dorong pelestarian budaya dan geliat ekonomi lokal
06 December 2025 21:08 WIB
Festival Sampan Layar di Meranti siap digelar, 25 tim dari dua kabupaten akan berlaga
03 December 2025 22:43 WIB