Logo Header Antaranews Riau

Riau Mengimpor Bubur Kertas

Senin, 5 April 2010 16:47 WIB
Image Print

Pekanbaru, 5/4 (ANTARA) - Riau sebagai daerah andalan dalam menghasilkan dan mengekspor bubur kayu (pulp) serta kertas dan karton, juga pengimpor bubur kayu. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau yang dirilis di Pekanbaru, Senin, tercatat nilai impor non migas dengan jenis golongan barang bubur kayu/pulp selama tahun 2009 ke provinsi itu sebesar 62,75 juta dolar AS. "Impor bubur kayu Selama Januari-Desember 2009 menempati peringkat ketiga dengan nilai 62,75 juta dolar AS setelah mesin-mesin/pesawat mekanik dan pupuk," kata Kepala BPS Riau, Abdul Manaf, di Pekanbaru, Senin. Nilai impor mesin-mesin/pesawat mekanik tercatat 181,42 juta dolar AS atau sekitar 27,39 persen, kemudian impor pupuk senilai 89,90 juta dolar AS dengan kontribusi sekitar 13,57 persen. Sedangkan bubur kayu memiliki kontribusi sebesar 9,48 persen dan jumlah kontribusi ketiga golongan jenis barang itu sebesar 50,44 persen dari total nilai impor Riau. Jika dibandingkan dengan tahun 2008, maka dari ketiga golongan jenis barang utama impor di Riau itu hanya bubur kayu yang mengalami kenaikan senilai 10,33 juta dolar AS. Sementara untuk impor kedua jenis barang lainnya mengalami penurunan seperti mesin-mesin/pesawat mekanik turun sebesar 591,33 juta dolar AS dan pupuk turun 150,87 juta dolar AS, ujarnya. "Impor bubur kayu tahun 2009 mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, namun kami tidak memiliki data yang lengkap mengenai bubur kayu yang dimpor itu melainkan dinilainya saja," kata Abdul Manaf lagi. Kondisi itu dinilai ironis karena Riau merupakan daerah pengekspor dari kehadiran dua perusahaan raksasa penghasil bubur kayu yakni PT Riau Andalan Pulp and Paper dan PT Indah Kiat Pulp and Paper. Nilai ekspor pada sektor non migas Riau pada tahun 2009 mencapai 3,32 miliar dolar AS dan kontribusi dari eskpor kertas dan karton sebesar 12,29 persen atau senilai 938,94 juta dolar AS dan kontribusi ekspor bubur kayu 7,94 persen dengan nilai 606,73 dolar AS.