
Kampar Butuh Kadis Berhati Nurani

Bangkinang, (Antarariau.com) - PKBM dan Peserta P4S lebih baik dari Kadis dan camat yang tidak hadir pada acara ini, dikarenakan mereka tidak sungguh-sungguh sebab untuk mewujudkan kampar bebas dari kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh butuh pejabat yang tangguh.
"Kita butuh Kadis dan camat yang punya hati nurani," tegas Bupati Kampar H Jefry Noer.
Demikian dikatakan bupati pada acara penutupan angkatan IV dan V sekaligus pembukaan angkatan VI dan VII pelatihan menjahit serta penutupan pelatihan petani dan pelaku agrobisnis angkatan XII dan XIII serta pembukaan pelatihan petani dan pelaku agrobisnis angkatan XIV dan XV di P4S Karya Nyata Kubang Jaya, Kec. Siak Hulu, Rabu, (5/11).
Program 3 zero bukan program main-main tapi betul-betul kita laksanakan dengan sungguh-sungguh karena melalui pelatihan ini masyarakat dapat meningkatkan ekonominya, karena selesai pelatihan masyarakat diberikan sertifikat kemudian dipinjamkan modal usaha melalui dana bergulir.
"Ilmu sudah didapat, modal sudah ada tinggal dan tekad masyarakat untuk bangkit dari kemiskinan dan tidak semua masyarakat mendapatkan kesempatan seperti ini karena peserta yang telah mengikuti pelatihan merupakan duta masyarakat Kampar dalam meningkatkan ekonomi di daerah itu," tutur Jefry.
Kepada tim zero, Jefry meminta untuk segera proses bagi yang mengajukan permohonan modal usaha dan bagi yang tidak mempunyai agunan, buat kelompok tani. Usai memberikan sambutan Jefry menyerahkan sertifikat kepada peserta yang sudah menyelesaikan pelatihan serta foto bersama.
Sebelumnya Soeryadi Khusaini ketua PDI-P Provinsi Riau yang juga penasehat presiden RI tentang pertanian mengatakan untuk tujuan dan cita-cita mulia agar ekonomi kampar lebih baik, harus diberikan dukungan penuh karena ini untuk masyarakat. (Adv).
Pewarta : Netty Mindrayani
Editor:
Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026

