Logo Header Antaranews Riau

RAPP siagakan personel dan peralatan hadapi karhutla di Riau

Senin, 10 Agustus 2026 20:17 WIB
Image Print
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat meninjau kesiapan sarana prasana PT RAPP untuk memadamkan karhutla (ANTARA/Annisa Firdausi)

Pekanbaru (ANTARA) - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menyiagakan personel dan berbagai sarana penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Provinsi Riau.

Kesiapsiagaan tersebut ditunjukkan dalam apel kesiapsiagaan karhutla yang diikuti unsur TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, Manggala Agni, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perwakilan perusahaan yang di gelar di Mapolda Riau, Senin.

Dalam kegiatan itu, RAPP menghadirkan satu regu Fire Fighter dari Fire and Aviation Department beserta peralatan penanggulangan karhutla yang digunakan dalam operasi di lapangan.

Fire Team Coordinator RAPP, Ramadhan mengatakan kesiapan personel dan peralatan menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi lintas pihak menghadapi potensi karhutla.

“Pencegahan dan penanggulangan karhutla membutuhkan kesiapan serta kerja sama dari berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, kami kembali memperkuat koordinasi dan kesiapan personel maupun peralatan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah dan menangani potensi karhutla,” ujar Ramadhan.

Ia mengatakan RAPP siap berkoordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, MPA, dan pemangku kepentingan lainnya dalam penanganan karhutla di lapangan.

Sejumlah peralatan yang ditampilkan RAPP dalam peninjauan peserta antara lain lima unit pompa pemadam, 20 roll selang pemadam berdiameter 1,5 inci, drone, rain gauge, hygrometer, foam inductor, sprinkler, priming pump, GPS Garmin, gateway, suction hose, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Kesiapsiagaan tersebut sejalan dengan langkah APRIL Group yang menetapkan Fire Danger Period di seluruh area konsesi di Provinsi Riau hingga 30 September 2026.

Selama periode tersebut, perusahaan meningkatkan patroli darat dan udara, pemantauan titik panas, serta koordinasi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk mencegah dan merespons potensi karhutla.

"Perusahaan punya komitmen bukan hanya di area perusahaan yang kita jaga dan padamkan, tapi juga di luar konsesi PT RAPP," lanjut Ramadhan.

Selain itu APRIL Group juga menyiagakan satu unit helikopter, dua unit airboat, 12 unit kendaraan patroli, 177 unit pompa air, 1.209 roll selang, empat lokasi pemantauan kabut asap, 26 unit CCTV, dan 12 menara api untuk mendukung deteksi dini serta respons cepat terhadap kebakaran.

Kesiapsiagaan itu diperkuat 345 personel pemadam kebakaran profesional dan 735 relawan terlatih dari 49 desa di Provinsi Riau yang terlibat dalam kolaborasi pencegahan dan penanggulangan karhutla bersama pemerintah dan masyarakat.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya deteksi dini, pencegahan, dan penanganan karhutla sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan beserta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026