
Nilai ekspor Riau pada Januari-April capai 7,03 miliar dolar AS, minyak sawit terbesar

Pekanbaru, Riau (ANTARA) - Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor di Provinsi Riau periode Januari-April 2026 mencapai 7,03 miliar dolar AS atau naik 8,11 persen dibandingkan periode sama 2025.
Kepala BPS Provinsi Riau Asep Riyadi mengatakan peningkatan ekspor itu disebabkan oleh meningkatnya ekspor nonminyak bumi dan gas sebesar 12,36 persen dari 6,01 miliar dolar AS menjadi 7,03 miliar dolar AS.
Sedangkan, ekspor migas turun 43,51 persen, yaitu dari 495,08 juta dolar AS menjadi 279,65 juta dolar AS.
"Penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor industri pengolahan hasil minyak 36,80 persen menjadi 224,67 juta dolar AS. Begitu juga ekspor minyak mentah turun 60,55 persen menjadi 55,18 juta dolar AS," katanya di Pekanbaru, Riau, Rabu.
Dia menjelaskan komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar pada Januari-April 2026 adalah lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 662,38 juta dolar AS.
Kemudian, bahan kimia organik 159,10 juta dolar AS, bubur kayu 106,27 juta dolar AS, ampas dan sisa industri makanan 21,88 juta dolar AS, berbagai makanan olahan 17,34 juta dolar AS, buah-buahan 16,74 juta dolar AS, berbagai produk kimia 10,46 juta dolar AS, serta kertas dan karton 6,37 juta dolar AS.
Untuk tujuan ekspor nonmigas pada Januari-April 2026 yang terbesar adalah ke Negara Tiongkok sebesar 1,23 miliar dolar AS (18,27 persen). Disusul, India 639,85 juta dolar AS (9,47persen) dan Malaysia 526,72 juta dolar AS (7,80 persen).
Sama halnya dengan periode Januari-April, untuk nilai ekspor Riau pada April 2026 juga naik sebesar 33,96 persen dibanding April 2025.
Nilainya mencapai 1,76 miliar dolar AS dengan ekspor nonmigas mencapai 1,67 miliar dolar AS.
Sementara itu, nilai impor Riau pada Januari-April 2026 mencapai 1,07 miliar dolar AS atau naik 100,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Kenaikan ini disebabkan oleh naiknya impor nonmigas jadi 1,01 miliar dolar AS atau 99,53 persen dan migas 63,81 juta dolar AS.
"Pada April 2026, nilai impor naik 164,40 juta dolar AS atau naik 3,02 persen dibandingkan April 2025. Impor nonmigas April 2026 mencapai 156,94 juta dolar AS, naik 0,26 persen dibanding April 2025 dan impor migas mencapai 7,46 juta dolar AS, naik 144,16 persen dibanding April 2025," ungkapnya.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

