Logo Header Antaranews Riau

Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Kakanwil Sampaikan Pentingnya Perlindungan Tunas Bangsa di Era Digital

Rabu, 20 Mei 2026 13:56 WIB
Image Print
Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Kakanwil Sampaikan Pentingnya Perlindungan Tunas Bangsa di Era Digital (ANTARA/HO-Kemenkum Riau)

Pekanbaru (ANTARA) - Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 dengan penuh khidmat. Kegiatan yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” ini laksanakan di halaman Kantor Wilayah, Rabu (20/5).

Upacara ini diikuti secara tertib oleh seluruh jajaran baik pejabat struktural, pejabat fungsional, pelaksana, hingga tunas pengayoman dan peserta magang di lingkungan Kanwil Kemenkum Riau.

Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, membacakan amanat dari Menteri Komunikasi dan Digital RI. Dalam sambutan tersebut, ditekankan bahwa esensi kebangkitan nasional sejak berdirinya Boedi Oetomo pada 1908 kini telah bertransformasi menuju perjuangan menjaga kedaulatan informasi dan digitalisasi nasional.

Pemerintah melalui amanat tersebut secara khusus menyoroti tantangan ruang siber saat ini, di mana perlindungan terhadap generasi muda—sebagai tunas bangsa—menjadi harga mati demi mempertahankan kedaulatan negara.

Seluruh aparatur sipil negara (ASN) diharapkan mampu menjadi motor penggerak literasi digital dan berkontribusi aktif dalam menyukseskan program strategis di bidang pendidikan, kesehatan, serta ekonomi kerakyatan.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Kantor Wilayah, Rudy Hendra Pakpahan, menegaskan bahwa momentum Harkitnas ini harus dimaknai oleh seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Riau sebagai pelecut semangat untuk terus melakukan transformasi budaya kerja.

"Kebangkitan nasional hari ini diwujudkan melalui komitmen kita dalam menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan hukum yang makin mudah dan responsif bagi masyarakat. Di era digital ini, kita juga harus bentengi institusi dari berbagai ancaman siber dan terus mendukung pelindungan anak serta kelompok rentan di ruang publik maupun digital," tegas Rudy Hendra Pakpahan.

Rangkaian upacara berjalan dengan tertib dan lancar, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, hingga ditutup dengan doa bersama.

Pelaksanaan upacara ini berjalan dengan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026