Logo Header Antaranews Riau

KPK harus "Korek" Eddy RM Lebih Dalam

Kamis, 16 Oktober 2014 20:04 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau, mendesak agar KPK mencari keterangan lebih dalam dari Eddy Ahmad RM untuk mengungkap keterlibatan pihak lain terkait dugaan suap Annas Maamun.

"Eddy Ahmad RM merupakan orang dekat dari Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun sejak jadi Bupati Rokan Hilir. Beliau tentu banyak tahu mengenai masalah ini," ujar Ketua LSM Fitra Riau, Usman di Pekanbaru, Rabu.

Menurut dia, lembaga anti rasuah tersebut pasti akan kesulitan untuk menjadikan Eddy Ahmad RM selaku bos media massa lokal di Riau yang diperiksa kemarin dalam kapasitas sebagai saksi sebagai tersangka dalam kasus yang sedang ditangani.

Namun meski demikian, tidak menutup kemungkinan dari mulut bos media maasa lokal bisa mengungkap pihak-pihak yang terlibat yang dijadikan sebagai saksi kunci dalam dugaan suap alih fungsi lahan yang menjerat Annas Maamun.

"Kami meminta KPK segera mengungkap dugaan keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus suap tersebut. Kita memberi dukungan penuh kepada lembaga anti rasuah tersebut untuk mengungkap suap alih fungsi lahan," katanya.

Komisi Pemberantasan Korupsi sehari sebelumnya menyatakan Eddy Ahmad RM selaku bos media massa lokal di Riau diperiksa masih sebagai saksi dan belum menjadi tersangka terkaitan dengan kasus dugaan suap Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun.

"Bukan tersangka dan masih saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha.

Dia mengatakan, Edi Ahmad RM diperiksa mulai pukul 10.00 WIB bersama dengan ajudan gubernur Riau, Triyanto.

Menurut dia, keduanya dimintai keterangan karena dianggap mengetahui adanya transaksi suap Annas Maamun dengan tersangka pengusaha perkebunan Gulat Medali Emas Manurung.



Pewarta :
Editor: Muhammad Said
COPYRIGHT © ANTARA 2026