
Program MBG beri efek berganda bagi ekonomi lokal

Kampar (ANTARA) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melibatkan berbagai sektor strategis, mulai dari UMKM, koperasi, hingga pelaku usaha di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan guna memberikan efek berganda bagi perekonomian lokal.
Anggota Komisi IX DPR RI Sahidin dalam pernyataannya, Jumay, mengatakan keterlibatan berbagai sektor tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Program makan bergizi gratis ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga menjadi langkah pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mencegah stunting, serta menggerakkan perekonomian desa melalui pemberdayaan masyarakat lokal,” ujarnya saat sosialisasi di Aula MDA Al Muhajirin, Desa Ganting, Kecamatan Salo.
Ia menjelaskan program tersebut menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.
Selain berdampak pada peningkatan kesehatan, program MBG juga dirancang untuk memanfaatkan bahan pangan lokal serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan dapur MBG di Desa Ganting yang akan segera beroperasi diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat program sekaligus menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta mendukung keberhasilan implementasi program MBG dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan produktif.
Pewarta : Annisa Firdausi
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

