
IRGC Klaim 26 Kapal Melintas Selat Hormuz dalam 24 Jam, Terkendali Lewat Koordinasi AL

Teheran (ANTARA) - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Rabu (20/5) mengatakan bahwa 26 kapal, termasuk tanker minyak serta kapal kontainer dan komersial, telah melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir dengan koordinasi bersama pasukannya.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis melalui media resmi IRGC, Sepah News, angkatan laut IRGC telah menjamin keamanan kapal-kapal yang sedang melintas.
Mereka menekankan bahwa perlintasan kapal-kapal melalui jalur perairan tersebut dikoordinasikan bersama dan memerlukan izin dari pasukan angkatan laut IRGC.
Pada Rabu yang sama, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan (Korsel) menyebutkan sebuah kapal tanker minyak milik negaranya telah melintasi Selat Hormuz dengan aman.
Peristiwa ini menandai pelayaran pertama kapal Korsel melalui jalur perairan tersebut sejak dimulainya konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.
Iran memperketat kendalinya atas Selat Hormuz mulai 28 Februari lalu, ketika negara tersebut melarang kapal-kapal milik atau yang terafiliasi dengan Israel dan AS untuk melintas dengan aman, menyusul terjadinya serangan gabungan terhadap wilayah Iran.
AS juga telah memberlakukan blokade laut di selat tersebut, mencegah kapal-kapal yang melakukan perjalanan dari dan menuju pelabuhan-pelabuhan Iran melintasi jalur perairan itu.
Bentrokan antara Iran dan AS di Selat Hormuz dan sekitarnya meletus setelah Washington meluncurkan Project Freedom sebelumnya pada bulan ini untuk memandu kapal-kapal yang tertahan keluar dari jalur perairan tersebut.
Pewarta : Xinhua
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

