Logo Header Antaranews Riau

Iran Buka Selat Hormuz, Tapi Tutup untuk Kapal AS-Israel

Selasa, 24 Maret 2026 12:47 WIB
Image Print
Arsip - Kapal tanker Suezmax Shenlong berbendera Liberia terlihat di Pelabuhan Mumbai, India, pada 12 Maret 2026, setelah berlayar melalui Selat Hormuz dari pelabuhan Ras Tanura di Arab Saudi. (ANTARA/İmtiyaz Shaikh/Anadolu/pri)

Teheran (ANTARA) - Iran telah mengambil langkah untuk memastikan kapal transit yang tidak berafiliasi dengan Amerika Serikat (AS) atau Israel dapat melintasi Selat Hormuz, kata Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Senin (23/3).

"Iran telah mengambil langkah untuk memastikan keamanan pelayaran lewat jalur air ini dan akan melakukan koordinasi yang diperlukan bagi kapal yang tidak berafiliasi dengan pihak agresor," kata Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, seperti dikutip kantornya.

Blokade Selat Hormuz dipicu oleh operasi AS dan Israel terhadap Iran, kata Presiden Iran.

Baca juga: Perusahaan Minyak Peringatkan AS: Krisis Selat Hormuz Bisa Picu Dampak Global

Pada Minggu, perwakilan tetap Iran untuk Organisasi Maritim Internasional (IMO) Ali Mousavi mengatakan semua kapal, kecuali kapal "musuh", bisa melintasi Selat Hormuz asalkan berkoordinasi dengan Iran.

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran kemudian meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah.

Eskalasi tersebut menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Baca juga: Iran Longgarkan Akses Selat Hormuz, Kapal India Dapat Jalur Aman

Gangguan itu juga memengaruhi ekspor dan produksi minyak di kawasan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026