
6 bulan hak belum dibayar, dokter spesialis RSUD Tengku Rafian Siak mogok layani pasien

Siak, Riau, (ANTARA) - Para tenaga medis kalangan dokter spesialis Aparatur Sipil Negara di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafi'an Siak Provinsi Riau menggelar rapat/audiensi bersama Direktur RSUD menyampaikan keluhan hak yang belum dibayarkan.
Hal tersebut berkaitan dengan tidak dibayarkan Uang Kelangkaan Profesinya dari Bulan September 2025 sampai dengan Februari 2026 dengan alasan efisiensi anggaran. Padahal dalam kontrak, Pemerintah Kabupaten Siak menyatakan sanggup dibayarkan.
"Pelayanan dan absensi setiap hari telah dilaksanakan. Kewajiban sudah ditunaikan tetapi hak tidak dibayarkan. Mengapa ada perbedaan. Kalau alasan Efisiensi Anggaran, mengapa RSUD Tualang menerima dokter kontrak baru?" kata salah seorang dokter spesialis kulit dan kelamin di Siak, Senin.
Berdasarkan lampiran undangan, pada rapat tersebut para dokter spesialis berharap Bupati Siak Afni Z bisa turut hadir. Akan tetapi hingga acara selesai, Bupati Siak tidak terlihat hadir dan hanya dihadiri Direktur RSUD Tengku Rafi'an Siak Khamariah. Bahkan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Siak dr. Handry juga tidak hadir.
Pada sore harinya Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar meminta dokter spesialis hadir di rumah bupati. Akan tetapi kembali orang nomor satu di Kabupaten Siak itu tidak hadir sehingga belum ada solusi.
Atas hal tersebut jika kelangkaan profesi tidak dihargai, maka para dokter spesialis membuat penolakan pelayanan berupa penutupan pendaftaran di RSUD. Dengan begitu maka tidak ada pelayanan pasien rawat jalan mulai Selasa 17 Maret 2026 sampai ada Pembayaran September 2025 sampai dengan Februari 2026 dibayarkan.
"Jangan ada diskriminasi, mohon segera hak kami dikeluarkan sesuai kompetensi yang kami miliki. Hormat Kami ASN dokter. Spesialis Kabupaten Siak," tutur dokter Siak itu.
Berdasarkan daftar absensi yang dibubuhi tanda tangan, puluhan dokter spesialis yang hadir pada rapat/audiensi itu di antaranya dokter spesialis kandungan dr. Raffi Fauzi, dr. Hendri Adi Saputra, dr. Rika Efendi, dokter penyakit dalam dr. Izwar dan Abdul Karim.
Kemudian dokter spesialis anak dr. Devi Gusmaiyanto, dr. Wilson, dr. Destri Linjani. Dokter spesialis bedah dr. Syafed Rianda dan dr. Tondy Arian Pakpahan lalu dokter spesialis paru dr. Erneti Aziz dan dr. Pofi Risanti Yarsy.
Selanjutnya dokter spesialis dermatologi venerologi Dr. dr. Dina Devi, dokter spesialis mata dr. Alfida Yanti dan dr. Kahermasari serta dokter spesialis rehabilitasi medik dr. Akhmad Yahin dan dokter spesialis kejiwaan dr. Dwi Wijayanti serta dokter spesialis bedah tulang dr. Loli Anton.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

