
BRI dukung program jurnalisme berkualitas Forum Pemred

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan dukungan senilai Rp250 juta kepada Yayasan Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) untuk pelaksanaan Program Jurnalisme Berkualitas, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan insan media dalam meningkatkan kualitas ruang informasi publik, Kamis (5/3).
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan momentum tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara institusi keuangan dan media dalam membangun komunikasi yang terbuka, konstruktif, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
“Momentum Ramadan kali ini pun menjadi pengingat bahwa kolaborasi yang dilandasi niat baik, saling memahami, dan saling menghormati akan memperkuat keberlanjutan bersama. Melalui kegiatan ini, BRI berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin solid, serta dapat membangun komunikasi yang kian selaras dan konstruktif ke depan, sehingga memberikan nilai tambah bagi institusi, masyarakat, serta perekonomian nasional,” kata Hery dalam kegiatan “Buka Puasa Bersama Pemimpin Redaksi” di BRILiaN Club, Jakarta.
Lanjutnya, sebagai institusi keuangan yang bertumpu pada kepercayaan publik, BRI menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aktivitas bisnisnya.
Sekretaris Jenderal Forum Pemimpin Redaksi Irfan Djunaidi mengapresiasi kontribusi BRI dalam mendukung penguatan industri media nasional melalui dukungan terhadap peningkatan kualitas jurnalisme.
“Terimakasih kepada BRI yang telah berkomitmen untuk mendukung program peningkatan jurnalisme yang berkualitas. Kita sadar hari ini betapa ruang informasi kita begitu bercampur antara konten yang berkualitas dengan konten yang tidak berkualitas. Masyarakat juga kerap kesulitan membedakan informasi yang benar dan yang keliru. Dengan demikian, situasi yang dihadapi oleh media saat ini tidaklah mudah,” ujar Irfan.
Dalam kesempatan yang sama, BRI juga memaparkan kinerja perseroan hingga triwulan IV 2025 sebagai bagian dari transparansi perusahaan kepada publik.
Tercatat total aset BRI tumbuh 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp2.135 triliun. Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga meningkat 7,4 persen yoy menjadi Rp1.467 triliun, sedangkan penyaluran kredit tumbuh 12,3 persen yoy menjadi Rp1.521 triliun dengan fokus pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Perbaikan fundamental kinerja BRI tersebut berdampak positif terhadap capaian laba perseroan. Hingga akhir Triwulan IV 2025 BRI berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp57,132 triliun,” kata Hery.
Selain pembiayaan, BRI juga memperkuat pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui berbagai program pendampingan UMKM. Hingga akhir 2025, BRI telah membina lebih dari 5.000 Desa BRILiaN, mengembangkan sekitar 42.000 klaster usaha melalui program KlasterkuHidupku, memfasilitasi lebih dari 14,9 juta pelaku UMKM melalui platform LinkUMKM, serta membina 54 Rumah BUMN dengan lebih dari 18.000 pelatihan bagi pelaku UMKM di berbagai daerah.
Hery menegaskan kolaborasi antara BRI dan media menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap industri keuangan serta mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Pewarta : Annisa Firdausi
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

