Logo Header Antaranews Riau

Ini lima lokasi pasar murah di Kampar dan Pekanbaru pekan ini

Selasa, 24 Februari 2026 19:07 WIB
Image Print
Ilustrasi sejumlah warga antre membeli barang kebutuhan pokok saat operasi pasar pangan murah di Kantor Pos, Kota Bogor, Jawa Barat. ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH

Pekanbaru (ANTARA) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau menggelar pasar murah pada lima lokasi yang tersebar di wilayah strategis Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat terhadap sejumlah bahan pokok.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan Usaha Kecil Menengah Provinsi Riau, Tetty Nurdianti mengatakan, pihaknya terus memperkuat upaya menjaga ketersediaan bahan pokok memasuki Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Khususnya momen Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Kegiatan diawali pada Senin (23/2) di halaman Kantor Desa Kuapan Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, sebagai bentuk jangkauan pelayanan hingga ke wilayah penyangga ibu kota provinsi," katanya di Pekanbaru, Selasa.

"Setelah pembukaan di Kampar, bahwa fokus kegiatan selama empat hari berikutnya dipusatkan sepenuhnya di Kota Pekanbaru," kata Tetty.

Pada Selasa (24/2), lanjutnya pasar murah berlokasi di halaman Masjid Nurul Iman, Kelurahan Tangkerang Labuai, dilanjutkan pada Rabu (25/2) di halaman Kantor Lurah Delima Kecamatan Binawidya.

Distribusi pangan terjangkau ini dirancang untuk menyasar titik-titik padat penduduk di Kota Bertuah itu.

Rangkaian kegiatan pekan ini ditutup di dua lokasi lainnya, yakni halaman Kantor Lurah Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai pada Kamis (26/2), serta halaman Kantor Lurah Sialang Rampai Kecamatan Kulim pada Jumat (27/2).

Tetty menegaskan bahwa operasi ini bertujuan utama memastikan kelancaran distribusi sekaligus menstabilkan harga pangan di tingkat konsumen agar tidak terjadi inflasi yang membebani masyarakat.

Dalam pelaksanaan teknisnya, perwakilan distributor merinci jumlah komoditas yang dipasok setiap harinya. Pihaknya menyediakan stok rutin berupa 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, serta 500 kilogram beras SPHP.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026