Logo Header Antaranews Riau

TPID dan BUMD Riau gelar pasar murah di empat lokasi

Senin, 27 April 2026 17:12 WIB
Image Print
Ilustrasi sejumlah warga Kota Pekanbaru antre dalam suatu operasi pasar murah di daerah setempat. ANTARA/HO-Pemko Pekanbaru

Pekanbaru, (ANTARA) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bekerja sama dengan badan usaha milik daerah (BUMD) PT Riau Pangan Bertuah menggelar pasar murah di empat lokasi di dua kabupaten/kota untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan menstabilkan harga.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan Usaha Kecil Menengah Provinsi Riau Tetty Nurdianti, Senin mengatakan pada pekan terakhir April ini, operasi pasar murah hanya digelar selama empat hari karena pada Jumat 1 Mei 2026 Hari Buruh Internasional.

"Tadi pagi sudah digelar di Halaman Masjid Babussalam Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Barat Kota Pekanbaru," kata Tetty di Pekanbaru.

Kemudian, pada Selasa (28/4) akan digelar di Halaman Kantor Lurah Palas Kecamatan Rumbai dan Rabu 29/4) di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya. Keduanya juga berada di Kota Pekanbaru.

Sementara pada Kamis (30/4) akan digelar di Halaman Kantor Desa Minas Timur Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Bagi yang ingin berbelanja pada kegiatan operasi pasar murah, pihaknya berharap masyarakat dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.

"Pasar murah digelar pada pukul 08.30 WIB. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami juga mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," ujar dia.

Adapun pangan yang diperjualbelikan pada operasi pasar murah, di antaranya beras SPHP yang dibanderol Rp60 ribu per 5 kilogram, beras anak daro dan beras sokan kemasan 10 kg dibanderol Rp165 ribu per 10 kg, beras sokan, dan beras anak daro kemasan 5 kg dibanderol Rp83 ribu.

Untuk MinyaKita Rp15.500 per bungkus, garam kristal Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram, dan tepung segitiga biru Rp13 ribu per bungkus. Sementara itu, cabai merah, bawang merah, bawang putih dan kentang menyesuaikan harga petani dan harga dinamis pada telur ayam.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026