Logo Header Antaranews Riau

Pertamina Kendalikan BBM Bersubsidi Di Riau

Rabu, 27 Agustus 2014 12:40 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - PT Pertamina (Perseero) Marketing Operation Region I Sumatera Bagian Utara Wilayah Sumatera Barat dan Riau melakukan pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada 134 unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Riau.

"Untuk BBM premium, kita kendalikan sebanyak 5 persen. Sedangkan untuk BBM solar, saat ini kami hanya mengendalikan 10 persen," ujar Kepala Cabang Pertamina Sumbar Riau Ardyan Adhitia di Pekanbaru, Rabu.

Menurutnya, 134 unit SPBU yang berada di provinsi tersebut dipasok dari tiga depo seperti Depo Tembilahan, kemudian Depo Dumai dan Depo Siak yang masing-masing telah diintruksikan untuk melakukan pengendalian semua produk yang disalurkan terutama BBM bersubsidi.

Dia mencontohkan, seperti satu SPBU yang berada di Kota Pekanbaru dengan kebutuhan BBM bersubsidi jenis solar sekitar 30 ton per hari, maka yang akan pihaknya menyalurkan sekitar 28,5 ton per hari.

"Begitu dengan kebutuhan BBM bersubsidi jenis premium yang biasa sanggup menjual sekitar 10 ton per hari, maka kita mengirimkan hanya 9,5 ton per hari," katanya.

Namun, lanjutnya, Pertamina tidak mempunyai mobil tangki yang sesuai dengan kapasitas pengendalian BBM bersubsidi hanya 9,5 ton. "Jadi itu akan disesuaikan. Misalnya hari ini akan kita kirim 10 ton, tapi jumlah itu akan kita kurangi pada hari berikutnya," ucap Ardian.

Pihaknya juga mengakui, langkah pengendalian tersebut diambil supaya BBM bersubsidi yang disalurkan kepada masyarakat melalui SPBU baik jenis solar maupun jenis premium, agar kuota yang ada di tahun 2014 bisa encukupi hingga sampai akhir tahun.

"Oleh karena itu, pendistribusiannya yang kami kendalikan. Walau dengan kondisi stok premium dan stok solar cukup banyak tersedia depo-depo di Riau. Kami hanya menyalurkan sisa kuota yang masih ada sampai akhir tahun nanti," ulasnya.

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di sejumlah daerah termasuk ibu kota Provinsi Riau yakni Kota Pekanbaru, sejak Selasa (26/8), tampak dipadati sejumlah kendaraan yang mengantre panjang untuk mengisi bahan bakar.

"Sudah lama tidak pernah terjadi, baru sekarang ini terjadi antrean panjang kendaraan di SPBU," kata pengendara sepeda motor Azhar Ramadhan di SPBU, Jalan Harapan Raya, Pekanbaru.

Di SPBU milik swasta ini, terpantau ratusan kendaraan mengantre panjang bahkan hingga terurai ke badan jalan utama.

Kondisi sama juga terjadi di SPBU yang berada di Jalan Lintas Timur Sumatera yang menghubungkan Kota Pekanbaru dengan Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan terlihat antre untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis solar.

"Saya sudah dua jam menunggu untuk mengisi solar," kata Andreas, pengemudi truk.



Pewarta :
Editor: Muhammad Said
COPYRIGHT © ANTARA 2026