Logo Header Antaranews Riau

Pembangunan RTH Pematang Reba Kurang Optimal

Minggu, 9 Februari 2014 11:01 WIB
Image Print

Rengat, (Antarariau.com) - Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, yang berada di lingkungan perkantoran Pemerintah Indragiri Hulu tepatnya di Pematang Reba, kurang optiml pengelolaannya.

"Pembangunan ruang terbuka hijau yang menelan dana miliaran rupiah tersebut terbengkalai, belum maksimal pembangunannya sehingga terlihat mubasir," kata Rinaldo (40) warga Rengat di Rengat, Minggu.

Ia mengatakan, sudah mencapai dua tahun berjalan dan memasuki tahun ketiga pembangunan ruang terbuka hijau di Kecamatan Rengat Barat ini terkesan asalan dan terlalu santai, buktinya hingga saat ini belum kunjung tuntas.

RTH yang menjadi tempat bersantai warga ini sangat dibutuhkan masyarakat Pematang Reba untuk rekreasi keluarga, jika tidak segera diselesikan tentu menyedot anggaran lebih besar yang kemungkinan berpotensi terjadinya ladang korupsi.

"Kami berharap segera diselesaikaan, semua pihak ikut memantau jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan RTH ini," ujarnya.

Setiap harinya lokasi itu hampir tidak pernah sepi dari pengunjung, apalagi menjelang sore dan diakhir pekan atau musim liburan sekolah. Saat ini, RTH tersebut sudah menjadi sebuah objek wisata dalam kota.

Namun sangat disayangkan, RTH yang dibangun dengan dana miliaran rupiah itu tidak terurus, sehingga sampah bekas makanan berserakan dimana-mana, padahal pembangunannya baru selesai pada bulan Desember 2013.

Dira dan Ria (16), warga Desa Bukit Petaling, Kecamatan Rengat Barat, ketika dimintai tanggapannya terkait RTH ini mengatakan, taman hijau atau RTH ini sebenarnya sudah bagus, sayangnya tidak terawat.

"Semua pihak mesti menjaga RTH ini dengan baik," ucapnya.

Harusnya, sebut dua orang remaja yang masih berstatus pelajar SMK itu, RTH ini ada yang mengelola, sehingga bisa bersih dan terawat, kalau seperti ini kan sayang, tempatnya bagus, tetapi sampah bekas makanan berserakan dimana-mana, ujarnya sembari melanjutkan joging.



Pewarta :
Editor: Asripilyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026