Logo Header Antaranews Riau

Tangisan Seorang Ibu

Senin, 16 Desember 2013 10:51 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Sebuah keluarga yang malang itu, akhirnya tahu bahwa salah satu anak gadisnya bekerja sebagai pelacur di kota Surabaya. Si Ibu pun menangis tersedu-sedu.

"Kenapa anda menangis?" tanya tetangga, "Yang sudah terjadi biarlah terjadi, yang penting kita selalu berdo'a semoga ia segera sadar."

Sambil mengusap air matanya, Si ibu menjawab dengan terbata-bata

"Saya menangis bukan karena itu, tetapi saya menangis terharu karena Dia adalah anak satu-satunya dari enam bersaudara yang akhirnya berhasil mendapatkan pekerjaan."