Logo Header Antaranews Riau

Legislator Pertanyakan Quick Count Pilkada Riau

Selasa, 29 Oktober 2013 14:24 WIB
Image Print

Pekanbaru, (antarariau.com) - Anggota DPRD Riau Komisi A Riki Hariansyah mengatakan DPRD akan mempertanyakan pelaksanaan "Quick Count" atau hitung cepat Pilkada Riau putaran kedua kepada KPU pada rapat dengar pendapat dalam waktu dekat.

"Kita mendorong adanya 'Quick Count' karena ini dibutuhkan masyarakat. Seluruh Indonesia kan ada itu. Masa Riau tidak. Nah, ini yang akan kita pertanyakan dalam rapat bersama KPU yang Insya Allah Senin depan," kata Riki hariansyah di Pekanbaru, Selasa.

Terkait dengan usulan KPU agar hitung cepat ini dilaksanakan oleh pihak ketiga yakni Perusahaan, Riki menilai hal ini adalah suatu yang aneh.

Ia menilai tidak mungkin dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (Coorporate Sosial Responsibility) digunakan untuk hitung cepat.

CSR oleh perusahaan sudah diprogramkan untuk kegiatan yang bersifat sosial. Jika digunakan untuk hitung cepat Pilkada Riau tentu ini bersifat politik.

"Di situ nanti malah mengundang keberpihakan dan tidak independen lagi. Makanya kita coba komunikasikan ini dengan Pemprov dan KPU Riau," kata Riki Hariansyah.

Sebelumnya KPU Riau mengusulkan hitung cepat dibiayai dari dana CSR Perusahaan besar sebagai bentuk sumbangsih kepada masyarakat Riau yang menginginkan adanya hitung cepat tersebut.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026